Model Niat Berkelanjutan untuk menggunakan Sistem Pembayaran Seluler di Indonesia: UTAUT diperluas
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat
penggunaan berkelanjutan sistem pembayaran seluler di Indonesia dengan
mengadopsi dan memperluas Unified Theory of Acceptance and Use of
Technology (UTAUT). Penelitian ini menempatkan sikap sebagai variabel mediasi
dalam hubungan antara konstruk UTAUT dan niat menggunakan sistem
pembayaran seluler secara berkelanjutan. Data dikumpulkan dari 705 responden
yang tersebar di seluruh Indonesia melalui kuesioner daring menggunakan Google
Forms dengan teknik convenience sampling. Metode analisis yang digunakan
adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis AMOS untuk menguji model
struktural penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harapan usaha, harapan
kinerja, dan kondisi memfasilitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap
dan niat menggunakan sistem pembayaran seluler secara berkelanjutan. Sebaliknya,
pengaruh sosial tidak terbukti berpengaruh signifikan baik terhadap sikap maupun
niat berkelanjutan. Temuan penelitian juga mengindikasikan adanya peran mediasi
sikap pada hubungan antara harapan usaha dan harapan kinerja terhadap niat
penggunaan berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa
ketidakpuasan pengguna dan persepsi keamanan tidak berpengaruh signifikan
terhadap niat penggunaan sistem pembayaran seluler secara berkelanjutan.
Sebaliknya, inersia merupakan prediktor penting pada niat berkelanjutan.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas
model dengan menambahkan konstruk kepuasan pengguna, kecocokan teknologi
atau Task–Technology Fit, serta kepercayaan. Integrasi konstruk-konstruk tersebut
diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai
faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan berkelanjutan serta dinamika
adopsi sistem pembayaran seluler di Indonesia.
Collections
- Doctor of Economics [100]
