Pengaruh Kecerdasan Emosional Intelektual terhadap Perilaku Prososial Anak Panti Asuhan Basa (Klepu, Sumberarum, Moyudan, Sleman, Yogyakarta)
Abstract
Seiring dengan semakin majunya teknologi dan meningkatnya mobilitas, masyarakat terbiasa dengan perilaku yang bersifat individual atau lebih mementingkan kepentingan dirinya sendiri dan kurang peduli dengan apa yang menimpa orang lain. Hal ini juga tampak pada anak asuh yang lebih terfokus pada hal-hal yang berhubungan dengan dirinya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kurang pedulinya anak asuh terhadap kesulitan yang dihadapi orang lain dan salah satunya yaitu faktor pengalaman dan suasana hati sebagai wujud terpenuhi atau tidak kebutuhan kasih sayang pada anak asuh. Pemenuhan kebutuhan kasih sayang tersebut dapat dilihat dalam hubungan orang tua dengan anak. Anak-anak yang tinggal di panti asuhan kebutuhan kasih sayangnya kurang terpenuhi karena jumlah pengasuh yang sedikit tidak sesuai dengan anak asuh. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional, intelektual, dan spiritual terhadap perilaku prososial anak asuh. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian ex-post facto, populasi dalam penelitian ini adalah semua anak asuh di Panti Asuhan BASA Sleman. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Variabel dalam penelitian korelasional terdiri dari variabel bebas yaitu kecerdasan emosional, intelektual dan spiritual dan variabel tidak tetap yaitu perilaku prososial. Metode pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda.Penelitian menemukan bahwa seluruh hipotesis dalam penelitian ini telah terbukti secara signifikan. Kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial anak asuh. Variabel yang memiliki pengaruh paling besar adalah kecerdasan emosional. Pengaruh masing-masing variabel $X_1$ 0.322 kecerdasan emosional, $X_2$ 0.051 kecerdasan intelektual, dan $X_3$ 0.320 kecerdasan spiritual. Implikasi pada penelitian ini semua ketiga kecerdasan tersebut sama penting baik secara individu atau secara bersama-sama dalam meningkatkan perilaku prososial anak asuh.
Collections
- Master of Islamic Studies [1770]
