| dc.description.abstract | Industri budidaya udang di Indonesia menghadapi tantangan signifikan, termasuk
penurunan produktivitas dan daya saing ekspor. Adopsi teknologi informasi menjadi penting
dilakukan untuk petambak guna meningkatkan efisiensi dan produktifitas tambak. Salah satu
adopsi teknologi yang akan diteliti adalah aplikasi manajemen tambak JALA App. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang memengaruhi penerimaan petambak
terhadap adopsi teknologi budidaya udang menggunakan kerangka Unified Theory of
Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Model ini mencakup konstruk utama
seperti ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi fasilitasi, motivasi
hedonis, nilai harga, dan kebiasaan, yang berpengaruh pada niat dan perilaku penggunaan
teknologi. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif berbasis survei yang akan
dilakukan pada petambak skala kecil dan menengah di Indonesia. Data dikumpulkan melalui
kuesioner yang dirancang menggunakan skala Likert, untuk mengevaluasi persepsi
petambak terhadap penggunaan JALA App. Model analisis menggunakan teknik Partial
Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengidentifikasi hubungan
antara variabel dalam UTAUT2. Penelitian ini juga akan menguji peran faktor moderasi
seperti usia, jenis kelamin, dan pengalaman dalam memengaruhi hubungan antara variabel.
Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang
faktor-faktor penerimaan teknologi di kalangan petambak. Hambatan seperti keterbatasan
infrastruktur, kurangnya pengetahuan teknis, dan biaya yang dianggap tinggi akan dievaluasi
untuk memberikan solusi strategis. Studi ini juga bertujuan menawarkan rekomendasi
praktis bagi pengembang aplikasi, pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk
meningkatkan adopsi teknologi dalam sektor akuakultur, khususnya budidaya udang.
Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan kerangka kerja yang jelas untuk
menganalisis penerimaan teknologi di sektor perikanan dan akuakultur di Indonesia. Dengan
menggunakan model UTAUT2, studi ini diharapkan membantu mengidentifikasi elemen
kunci yang dapat meningkatkan keberhasilan adopsi teknologi digital, menciptakan
ekosistem yang lebih produktif dan kompetitif bagi industri budidaya udang Indonesia. | en_US |