Peran Pemerintah Dalam Perekonomian Masyarakat Muslim Perbatasan Indonesia-Malaysia Perspektif Ekonomi Politik Islam (Studi Pada Pulau Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara)
Abstract
Isu Pengembangan kawasan perbatasan Indonesia khususnya bagian utara Kalimantan semakin krusial dan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Selama ini harus disadari bahwa perhatian ekonomi terhadap permasalahan perbatasan cenderung terabaikan, sehingga wajar kawasan perbatasan tergolong sebagai daerah tertinggal di Indonesia. Kondisi ketertinggalan wilayah tersebut sering memunculkan sindiran bahwa wilayah perbatasan merupakan “Halaman Belakang” dari Negara Indonesia. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pemerintahan baik ditingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan ekonomi yang terjadi di kawasan perbatasan Indonesia yang dilihat dalam perspektif ekonomi politik Islam. Penelitian ini mengunakan penelitian lapangan dengan bersifat deskriptif kualitatif, penelitian ini dilaksanakan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Pengumpulan data yang diperoleh melalui dokumentasi, observasi dan selanjutnya interview atau lebih dikenal dengan wawancara yaitu dialog dengan pihak pemerintah Indonesia yang berada di perbatasan baik pemerintahan Kecamatan maupun Pihak Kabupaten. adapun sumber data yang sudah diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif dan dijelaskan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, secara umum kondisi perekonomian masyarakat masih cenderung tertinggal dibandingkan daerah lain, dapat dilihat dari sarana dan prasana yang menunjang masih sedikit. Kedua, Masyarakat Sebatik masih sangat bergantung dengan Negara Malaysia dalam berbagai aspek seperti peredaran uang ringgit dan penguasaan komoditas kebutuhan pokok. Dan adapun peran pemerintah terhadap permasalahan perekonomian masyarakat perbatasan Indonesia Malaysia di Pulau Sebatik telah memperlihatkan keseriusanya mulai dengan optimalisasi jalur tol laut, serta terbentuknya perwakilan kantor Bank Indonesia Kalimantan Utara demi mengatasi permasalahan perekonomian tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Negara dalam permasalahan ekonomi perbatasan sudah memperlihatkan keseriusannya, Namun harus diakui bahwa peran tersebut masih belum optimal dan perlu perbaikan yang lebih serius demi kesejahteraan masyarakat perbatasan yang lebih baik.
Collections
- Master of Islamic Studies [1770]
