Hubungan antara Bimbingan Orang Tua dengan Akhlak Siswa di SMAN 1 Cipocok Jaya
Abstract
Pendidikan yang sukses adalah yang menghasilkan peserta didik yang berakhlak mulia, akan tetapi dalam kenyataannya masih terdapat berbagai bentuk penyimpangan perilaku siswa, hal ini menunjukkan perlunya kerja sama antara orang tua, sekolah dan masyarakat dalam membentuk akhlak siswa. Oleh karena itu perlu dikaji adakah hubungan antara bimbingan orang tua dengan akhlak siswa dan sebesar apakah hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara bimbingan orang tua dengan akhlak siswa dan sebesar apakah hubungan tersebut, dengan cara mendeskripsikan dan menganalisa secara cermat. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cipocok Jaya Serang Provinsi Banten pada semester genap tahun pelajaran 2007/2008. Metode penelitian yang digunakan adalah survey melalui angket sebagai instrumennya. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling dari 9 kelas siswa kelas X berjumlah 60 siswa. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen angket bimbingan orang tua dan akhlak siswa yang diisi oleh siswa, keterandalan instrumen dihitung dengan menggunakan rumus "Alpha Cronbach". Hasil uji coba instrumen variabel bimbingan orang tua (X) dan variabel akhlak siswa (Y) didapat bahwa instrumen memiliki reliabilitas (rii) sebesar 0,9901, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah "Terdapat hubungan positif antara bimbingan orang tua dengan akhlak siswa". Uji persyaratan normalitas menggunakan uji Lilliefors didapat bahwa Lo < Lt yaltu 0.0448< 0.1550 dan uji homogenitas menggunakan uji Fisher didapat data x2h < x2t yaitu 35.75 < 79.1 berarti Variansi data Y berdasarkan data X "homogen". Untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil angket kedua variabel menggunakan uji Anova Satu Jalan, sedangkan untuk menguji keberartian X atas Y digunakan rumus uji t didapat nilai t sebesar 7,62. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat korelasi positif antara bimbingan orang tua dengan akhlak siswa secara signifikan karena berdasarkan perhitungan analisis korelasi didapat bahwa rh >rt (0.994 > 0.254) untuk a = 0.05% maka Ho ditolak dan koefisien korelasi variabel Y atas variabel X signifikan. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara bimbingan orang tua dengan ahlak siswa, dengan demikian diharapkan agar hasil penelitian ini dapat berguna bagi upaya orang tua dalam meningkatkan efektifitas bimbingan terhadap anak-anaknya untuk menjadikan mereka sebagai anak yang berakhlak mulia.
Collections
- Master of Islamic Studies [1770]
