Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Era Otonomi (Studi Kasus tentang Problema Implementasi MBS di MAN Daerah Kota Trenggalek)
Abstract
Tesis ini meneliti tentang Problema Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di MAN Daerah Kota Trenggalek Tahun Pelajaran 2005/2006; dengan rumusan masalah sebagai pijakan dalam melakukan langkah-langkah penelitian : apa saja problema Kepala Madrasah dalam mengimplementasikan MBS di MA Negeri Daerah Kota Trenggalek Tahun Ajaran 2005/2006? Bagaimana pemahaman para guru dengan adanya Implementasi MBS di daerah kota Trenggalek Tahun Pelajaran 2005/2006? Berdasarkan hasil penelitian di MA Negeri daerah kota Trenggalek diketahui bahwa problema implementasi MBS di MA Negeri ini, yaitu MBS belum dapat dilaksanakan secara tertib dan terprogram. Hal ini dapat diketahui melalui hasil wawancara atau dengar pendapat terhadap tipe kepemimpinan Kepala Madrasah tentang Implementasi MBS di MA Negeri daerah kota TRenggalek. Demikian juga terhadap para guru menyatakan bahwa, implementasi MBS belum sepenuhnya dapat dilaksanakan secara maksimal, hal ini dapat diketahui berdasarkan angket yang disebarkan kepada para guru di MA Negeri Daerah kota Trenggalek tersebut. Maksimalisasi implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di daerah Kota Trenggalek ini dapat diraih melalui beberapa indikasi bahwa kemandirian dan komitmen yang tinggi dari aparat madrasah "Kepala Madrasah dan Guru” menjadi jaminan mutu Madrasah, terprogramnya system inservice training dan on the job training amat diperlukan dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), sehingga akan terinternalisasi pada diri tenaga kependidikan dengan baik. Kesadaran untuk meningkatkan mutu pendidikan harus didorong oleh seluruh stakeholders.
Collections
- Master of Islamic Studies [1824]
