Show simple item record

dc.contributor.authorPratama, Dicky Puja
dc.date.accessioned2026-05-07T04:35:38Z
dc.date.available2026-05-07T04:35:38Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62151
dc.description.abstractTransformasi digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas proses bisnis sektor publik, termasuk dalam pengelolaan anggaran negara. Namun, pengukuran tingkat kematangan proses bisnis di instansi pemerintah masih jarang dilakukan secara komprehensif. Tanpa pemahaman yang jelas, terdapat risiko berupa ketidakefisienan anggaran, lemahnya transparansi, dan potensi maladministrasi yang dapat menghambat pencapaian tujuan pembangunan. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kematangan proses bisnis Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan RI menggunakan kerangka Business Process Maturity Model (BPMM) dari Object Management Group (OMG). Metode yang digunakan adalah studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa DJA telah mencapai Level 5 (Innovating), ditandai dengan proses bisnis yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis inovasi. Temuan ini menyimpulkan bahwa DJA memiliki tata kelola proses yang matang dan dapat menjadi rujukan strategis bagi instansi pemerintah lain dalam mendorong transformasi digital.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTransformasi Digitalen_US
dc.subjectProses Bisnisen_US
dc.subjectBPMMen_US
dc.subjectKematangan Prosesen_US
dc.subjectTata Kelola Pemerintahanen_US
dc.titleAnalisis Tingkat Kematangan Proses Bisnis Menggunakan BPMM-OMG di Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23917003


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record