| dc.description.abstract | Penggunaan antivirus sintetis seperti asiklovir dalam jangka panjang dapat
menyebabkan resistensi dan efek samping, sementara infeksi Herpes Simplex Virus
(HSV) tipe 1 dan tipe 2 masih menjadi permasalahan kesehatan. Oleh karena itu,
diperlukan alternatif terapi berbasis bahan alam yang lebih aman dan berkelanjutan.
Komponen utama minyak inti sawit (PKO), asam laurat, memiliki sifat antivirus,
antibakteri, dan antijamur yang berpotensi dikembangkan sebagai obat herpes topikal
alami. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi antivirus asam laurat secara in
silico serta mengembangkan sediaan lotion asam laurat yang diuji stabilitas fisik dan
aktivitas antibakterinya. Studi in silico dilakukan dengan optimasi struktur asam laurat
dan turunannya menggunakan metode DFT B3LYP/6‐311G(d,p) untuk menentukan
energi HOMO‐LUMO dan molecular docking terhadap protein target thymidine kinase
HSV‐1 (2KI5) dan glikoprotein B HSV‐2 (4MYV) menggunakan AutoDock Vina
untuk analisis energi ikatan dan interaksi ligan-reseptor. Tahap eksperimental
mencakup formulasi lotion dengan konsentrasi asam laurat 0, 10, 15, dan 20%
menggunakan PKO sebagai fase minyak, diikuti evaluasi organoleptik, homogenitas,
pH, uji hedonik dan daya sebar. Komposisi asam lemak PKO terderivatisasi
dikarakterisasi dengan GC‐MS dan FTIR untuk mengidentifikasi gugus fungsi utama
PKO, serta memastikan keberhasilan penginkorporasian asam laurat dalam lotion.
Ukuran partikel lotion dianalisis menggunakan PSA, sedangkan aktivitas antibakteri
terhadap Staphylococcus aureus diuji dengan metode difusi sumuran. Hasil docking
menunjukkan binding energy -4,0 kcal/mol (2KI5) dan -4,6 kcal/mol (4MYV) dengan
RMSD 0 Å. Seluruh formula stabil secara fisik dengan pH sesuai kulit, meskipun daya
sebar belum memenuhi standar. Analisis dengan FTIR menunjukkan bahwa asam
laurat berhasil terinkorporasi ke dalam sediaan lotion. Ukuran partikel lotion dalam
kisaran 100-200 nm dan menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan. Secara
keseluruhan, lotion asam laurat berpotensi dikembangkan sebagai terapi topikal alami
untuk herpes, namun masih diperlukan optimalisasi formulasi agar memenuhi seluruh
persyaratan mutu fisik tanpa mengurangi stabilitas dan keamanan sediaan. | en_US |