Show simple item record

dc.contributor.authorAprianti, Novita
dc.date.accessioned2026-05-07T02:59:54Z
dc.date.available2026-05-07T02:59:54Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62128
dc.description.abstractPenggunaan antivirus sintetis seperti asiklovir dalam jangka panjang dapat menyebabkan resistensi dan efek samping, sementara infeksi Herpes Simplex Virus (HSV) tipe 1 dan tipe 2 masih menjadi permasalahan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi berbasis bahan alam yang lebih aman dan berkelanjutan. Komponen utama minyak inti sawit (PKO), asam laurat, memiliki sifat antivirus, antibakteri, dan antijamur yang berpotensi dikembangkan sebagai obat herpes topikal alami. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi antivirus asam laurat secara in silico serta mengembangkan sediaan lotion asam laurat yang diuji stabilitas fisik dan aktivitas antibakterinya. Studi in silico dilakukan dengan optimasi struktur asam laurat dan turunannya menggunakan metode DFT B3LYP/6‐311G(d,p) untuk menentukan energi HOMO‐LUMO dan molecular docking terhadap protein target thymidine kinase HSV‐1 (2KI5) dan glikoprotein B HSV‐2 (4MYV) menggunakan AutoDock Vina untuk analisis energi ikatan dan interaksi ligan-reseptor. Tahap eksperimental mencakup formulasi lotion dengan konsentrasi asam laurat 0, 10, 15, dan 20% menggunakan PKO sebagai fase minyak, diikuti evaluasi organoleptik, homogenitas, pH, uji hedonik dan daya sebar. Komposisi asam lemak PKO terderivatisasi dikarakterisasi dengan GC‐MS dan FTIR untuk mengidentifikasi gugus fungsi utama PKO, serta memastikan keberhasilan penginkorporasian asam laurat dalam lotion. Ukuran partikel lotion dianalisis menggunakan PSA, sedangkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus diuji dengan metode difusi sumuran. Hasil docking menunjukkan binding energy -4,0 kcal/mol (2KI5) dan -4,6 kcal/mol (4MYV) dengan RMSD 0 Å. Seluruh formula stabil secara fisik dengan pH sesuai kulit, meskipun daya sebar belum memenuhi standar. Analisis dengan FTIR menunjukkan bahwa asam laurat berhasil terinkorporasi ke dalam sediaan lotion. Ukuran partikel lotion dalam kisaran 100-200 nm dan menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan. Secara keseluruhan, lotion asam laurat berpotensi dikembangkan sebagai terapi topikal alami untuk herpes, namun masih diperlukan optimalisasi formulasi agar memenuhi seluruh persyaratan mutu fisik tanpa mengurangi stabilitas dan keamanan sediaan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAsam Lauraten_US
dc.subjectHerpes Simplexen_US
dc.subjectMolecular Dockingen_US
dc.subjectFormulasi Lotionen_US
dc.subjectAktivitas Antibakterien_US
dc.titlePengembangan Sediaan Lotion Kombinasi Asam Laurat sebagai Terapi Topikal Herpesen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22612029


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record