Analisis Pengendalian Biaya dan Waktu Menggunakan Metode Konsep Nilai Hasil pada Bangunan SD Kemala Bhayangkari Daerah Balikpapan
Abstract
Dalam pelaksanaan proyek konstruksi di lapangan, sering kali muncul permasalahan berupa
keterlambatan penyelesaian pekerjaan dari jadwal yang telah direncanakan serta peningkatan biaya
yang melebihi anggaran awal. Situasi seperti ini menunjukkan pentingnya penerapan sistem
pengendalian yang efektif untuk meminimalkan penyimpangan waktu dan biaya, sehingga proyek
dapat diselesaikan sesuai target. Keberhasilan proyek sangat bergantung pada keselarasan antara
perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan yang dilakukan secara terukur agar tujuan yang
ditetapkan dapat tercapai. Untuk itu, dibutuhkan penerapan metode manajemen proyek yang tepat
guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kualitas hasil pekerjaan.
Penelitian ini berfokus pada analisis Konsep Nilai Hasil (Earned Value Method) dalam
menilai kinerja biaya dan waktu proyek, memprediksi total biaya penyelesaian, serta mengevaluasi
langkah perbaikan terhadap penyimpangan yang terjadi. Pendekatan yang digunakan adalah metode
deskriptif kuantitatif, dengan periode pengamatan mulai minggu ke-1 hingga minggu ke-13 di bulan
Februari hingga Mei 2025. Data yang digunakan meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB), kurva
S, laporan progres mingguan, serta laporan pengeluaran mingguan.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan metode EVM (Earned Value Method)
menunjukkan bahwa estimasi biaya penyelesaian proyek (EAC) pembangunan SD Kemala
Bhayangkari mencapai Rp 3.428.023.486, lebih rendah dibandingkan dengan anggaran awal yaitu
sebesar Rp 3.800.756.000, sehingga proyek diperkirakan memperoleh keuntungan sekitar Rp
372.732.514 atau 9,807%. Dari sisi waktu, estimasi penyelesaian proyek (EAS) adalah 16 minggu,
lebih cepat 3 minggu dari rencana awal yaitu 19 minggu, yang menandakan bahwa proyek berjalan
efisien dan sesuai target waktu yang ditetapkan.
Collections
- Civil Engineering [4758]
