Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Scientific-Cum-Doctriner untuk Membentuk Karakter Religius dan Kreatif di SDN Rejowinangun 1 Yogyakarta
Abstract
Terdapat kesulitan dalam pelaksanaan PAI di sekolah dasar, karena bidang studi PAI banyak menyentuh aspek-aspek metafisika dan abstrak (menyangkut hal-hal yang bersifat supra rasional). Padahal, usia peserta didik tingkat sekolah dasar berada pada tahap operasional konkret. Anak dalam stadium operasional konkret dapat berpikir operasional dengan catatan bahwa materi berpikirnya ada secara konkret. Sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui bagaimana desain pembelajaran PAI berbasis scientific-cum-doctriner dalam membentuk karakter religius dan kreatif. Penelitian ini dilakukan menggunakan subjek dan objek penelitian kualitatif, mengambil latar SD Negeri Rejowinangun 1 Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, kemudian ditarik kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan desain pembelajaran PAI berbasis scientific-cum-doctriner dimulai dari: analisis kebutuhan peserta didik, perancangan tujuan, materi, langkah, sumber, dan evaluasi pembelajaran. Untuk hasil pembentukan karakter religius dan kreatif, yakni: terbiasa mengucapkan salam, menjalankan perilaku hemat seperti yang diajarkan Rasulullah SAW, membaca surah-surah pendek sebelum belajar, melaksanakan salat fardu berjamaah, melaksanakan salat sunah dhuha, melaksanakan salat tepat waktu, menerapkan bacaan dan doa setelah salat, menyapa terlebih dahulu jika bertemu dengan orang lain, menunjukkan sikap tolong menolong kepada orang lain, membeli barang sesuai kebutuhan dan menyisihkan uang untuk ditabung, membiasakan membaca buku di waktu luang, dan menunjukkan perilaku aktif di kelas.
Collections
- Master of Islamic Studies [1824]
