• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi dan Evaluasi Solid SNEDDS Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera)

    Thumbnail
    View/Open
    22924021.pdf (11.18Mb)
    Date
    2025
    Author
    Cahyani, Ervita Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung beragam senyawa bioaktif potensial obat, tetapi kelarutannya yang rendah di air membatasi bioavailabilitasnya. Formulasi SNEDDS dibuat untuk meningkatkan kelarutan dan ketersediaan hayati, tetapi kestabilannya kurang memadai. Oleh karena itu, sediaan ini diubah menjadi bentuk solid-SNEDDS guna menjaga stabilitas yang lebih baik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan membuat sediaan ekstrak daun kelor dalam bentuk Self- Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dan bentuk padatnya (solid-SNEDDS). Metode. Ekstrak daun kelor diperoleh melalui maserasi, diformulasikan menjadi 4 formula menggunakan minyak, surfaktan, dan ko-surfaktan terpilih. SNEDDS dievaluasi meliputi ukuran partikel dan stabilitas termodinamik. Formula terbaik dilanjutkan dengan pembuatan solid-SNEDDS dengan metode spray drying menggunakan mannitol. Solid-SNEDDS dikarakterisasi meliputi sifat alir, morfologi partikel, spektra infra merah, dan stabilitasnya. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik dengan komposisi labrasol (50%) sebagai minyak; tween 80 (40%) sebagai surfaktan dan propilenglikol (10%) sebagai ko- surfaktan merupakan sediaan yang terpilih. Formula ini menunjukkan ukuran partikel 32,37±1,17 nm, indeks polidispersitas 0,56±0,04 dan zeta potensial -28,13±0,75 mV serta uji stabilitas termodinamik menunjukkan tidak terjadi pemisahan fase pada sediaan. Karakterisasi solid-SNEDDS menunjukkan sifat mikromeritik dengan sudut diam sebesar 37,47 ± 0,7°, bulk density 0,35 ± 0,01 g/mL, tapped density 0,49 ± 0,02 g/mL, compressibility index 29 ± 1,4%, serta rasio hausner 1,40 ± 0,02, morfologi amorf/semi-amorf (SEM, XRD), serta analisis FTIR menunjukkan tidak terdapat pergeseran puncak serapan yang signifikan pada bilangan gelombang utama, melainkan hanya terjadi perbedaan intensitas, yang mengindikasikan tidak adanya interaksi kimia baru maupun pembentukan ikatan kovalen antara senyawa aktif dalam ekstrak kelor dengan eksipien manitol. Uji stabilitas memperlihatkan partikel tetap pada skala nanometer dengan homogenitas baik meski terdapat sedikit perubahan ukuran dan zeta potensial. Kesimpulan. SNEDDS dan solid-SNEDDS ekstrak daun kelor memiliki karakteristik fisikokimia dan stabilitas yang baik.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62041
    Collections
    • Master of Pharmacy [35]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV