| dc.description.abstract | Beton yang memanfaatkan fly ash sebagai pengganti sebagian semen dan serbuk limbah
keramik sebagai pengganti sebagian agregat halus digunakan dalam penelitian ini untuk meninjau
pengaruhnya terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, serta nilai absorpsi beton. Penggunaan fly ash
dan serbuk limbah keramik tersebut merupakan upaya pemanfaatan limbah yang jumlahnya terus
meningkat dan semakin sering dijumpai, sehingga dapat membantu mengurangi dampak
penumpukan limbah.
Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode eksperimen laboratorium. Campuran beton
yang direncanakan yaitu sebesar 25 MPa dengan acuan SNI 03-2834-2000. Persentase campuran
yang digunakan yaitu fly ash sebesar 20% dari berat semen dan variasi serbuk limbah keramik yaitu
0%, 3%, 6%,9%, dan 12% dari berat agregat halus. Benda uji keseluruhan yang digunakan sebanyak
54 sampel silinder dengan tiga sampel setiap variasi untuk pengujian kuat tekan, kuat tarik belah,
dan absorpsi beton pada umur 28 hari.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi campuran yang memberikan hasil paling
optimum untuk kuat tekan dan kuat tarik belah adalah 20% fly ash dan 6% serbuk keramik,
menghasilkan kuat tekan sebesar 31,46 MPa dengan peningkatan 18,26% serta kuat tarik belah
sebesar 2,44 MPa dengan peningkatan 28,01% dibanding beton normal. Sementara itu, nilai absorpsi
terbaik didapatkan pada variasi 20% fly ash dan 12% serbuk keramik dengan nilai 4,21% atau
penurunan sebesar 14,28%. Secara keseluruhan, variasi 20% fly ash dan 6% serbuk keramik
memberikan nilai kuat tekan dan kuat tarik tertinggi, sedangkan variasi 20% fly ash dan 12% serbuk
keramik menunjukkan nilai absorpsi terendah, sehingga kombinasi material limbah ini dapat
direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas beton. | en_US |