Show simple item record

dc.contributor.authorBudi
dc.date.accessioned2026-05-05T03:48:04Z
dc.date.available2026-05-05T03:48:04Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/62030
dc.description.abstractBanyak yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat sehingga masyarakat mandiri dalam ekonomi. Salah satunya ialah pemberdayaan ekonomi masyarakat disabilitas. Swalayan Pamella Group Yogyakarta menjadikan program penyaluran CSR menjadi tiga bagian yaitu program Bantuan modal, bantuan perlengkapan dan mendukung program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan implementasi CSR Swalayan Pamella Group Yogyakarta perspektif Sharia Enterprise Theory serta dampaknya bagi masyarakat disabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat disabilitas beserta karyawan Swalayan Pamella Group Yogyakarta. Data primer diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi dengan masyarakat disabilitas beserta karyawan Swalayan Pamella Group Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinjauan Sharia Enterprise Theory (SET) terhadap program CSR yang dilakukan Swalayan Pamella Group Yogyakarta dilihat berdasarkan 3 aspek yaitu aspek kerohanian meliputi swalayan Pamella melaksanakan program pengajian rutin, memberikan pengawasan pada keselamatan masyarakat disabilitas, dan memperhatikan nilai-nilai kebersihan usaha masyarakat disabilitas. Aspek Rahmatan Lil Alamiin meliputi swalayan Pamella memberikan bantuan tidak hanya diperuntukan pada orang muslim saja, menjalin hubungan komunikasi, menanyakan hambatan yang dialami masyarakat disabilitas dalam usaha serta siap siaga apabila diperlukan bantuan, menjamin kebutuhan pokok masyarakat disabilitas. Aspek Ukhuwah dan Adil meliputi swalayan Pamella memberikan bantuan perlengkapan usaha, bantuan modal dan memberikan program pelatihan pada masyarakat disabilitas. Dampak program CSR Swalayan Pamella Group Yogyakarta yang dilaksanakan terhadap masyarakat disabilitas adalah (1) Kerohanian, yaitu masyarakat disabilitas memperhatikan nilai-nilai Islam dalam berekonomi, masyarakat disabilitas dapat menunaikan zakat, infaq dan sedekah, rutin melaksanakan ibadah, serta merasakan ketenangan dalam menjalankan usaha. (2) Bantuan modal, dengan bantuan modal yang diberikan, masyarakat disabilitas memulai usaha menjadi mudah, merasakan terbantunya untuk melanjutkan pendidikan anak serta mendapatkan tempat tinggal. (3) Mendukung program, masyarakat disabilitas merasakan bahwa adanya program pelatihan ini dapat dengan mudah dipahami dan dapat membantu mengasah skill usaha yang mereka miliki.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCSRen_US
dc.subjectPemberdayaanen_US
dc.subjectMasyarakat Disabilitasen_US
dc.subjectSETen_US
dc.titleImplementasi Corporate Social Responsibility Swalayan Pamella Group Yogyakarta dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Disabilitas Perspektif Sharia Enterprise Theoryen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17913063


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record