Kinerja Staf Pengajar (Studi Korelasi antara Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Kinerja Staf Pengajar di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Cilegon-Banten)
Abstract
Kepemimpinan dalam hal ini adalah seni mendorong sekelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan sehingga tercapainya tujuan yang telah ditentukan. Dimana dalam suatu organisasi kepemimpinan dapat mempengaruhi suatu kinerja yang baik bagi staf pengajar, sedangkan komunikasi merupakan proses dimana informasi diterima dan disebarkan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang dilakukan oleh anggota organisasi dalam rangka menjalankan kegiatan dalam unit kerja organisasi sehingga dapat tercapai tujuan yang baik Dimana kinerja akan tercapai dengan baik apabila kedua hal tersebut dapat berlangsung dengan baik pula. Penelitian ini adalah penelitian korelasi yang terdiri dari dua variabel bebas, yaitu kepemimpinan dan komunikasi, sedangkan variabel terikat adalah kinerja staf pengajar Penelitian ini dilaksanakan di STMIK Cilegon-Banten yang tediri dari staf pengajar dan mahasiswa pada tahun 2009 dengan menggunakan metode survey. Dimana jumlah sampel sebanyak 60 orang dengan karakteristik yang ditunjukannya mengacu kepada kpemimpinan, komunikasi dan kinerja staf pengajar. Dan teknik penarikan sampel dilakukan secara proposional sampling. Teknik analisis data menggunakan uji statistik berupa korelasi dan regresi linier sederhana serta korelasi dan regresi ganda. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan, yaitu Pertama, terdapat hubungan positif dan signifikan antara Kepemimpinan dengan Kinerja Staf dengan persamaan regresi Y= 35,82 +0,66 X, dan koofisien korelasi rl 044; Kedua, terdapat hubungan positif antara komunikasi dengan kinerja staf pengajar dengan persamaan regresi = 45,22+0,47 X, dan kooefesien korelasi 0.38; Ketiga terdapat hubungan postif yang signifikan antara kepemimpinan dan komunikasi secara bersama-sama dengan kinerja staf pengajar, dengan persamaan regresi = 12,09 +0,51 X +0,29 X2 dan kooefesien korelasi r, 0,49. Dengan demikian, berdasarkan temuan pada penelitian ini, untuk meningkatkan kinerja staf pengajar, frekuesi kepemimpinan dan komunikasi yang terhadap kinerja perlu ditingkatkan. Selanjutnya kinerja staf pengajar yang tinggi dapat terwujud dengan pemenuhan kebutuhan yang berkaitan dengan pekerjaan staf pengajar pada situasi yang kondusif. Dan sebagai seorang akademisi seharusnya kita seharusnya kita perlu mempertimbangkan tingkat intensitas untuk dalam melakukan suatu kegiatan sehingga tercapai hasil yang maksimal.
Collections
- Master of Islamic Studies [1824]
