Show simple item record

dc.contributor.authorYustisiandi, Yudit
dc.date.accessioned2026-05-05T03:16:50Z
dc.date.available2026-05-05T03:16:50Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62020
dc.description.abstractPaving block atau bata beton adalah material berbahan dasar perekat hidrolis, air, agregat bisa ditambahkan bahan tambah yang tidak merusak mutunya. Banyak diaplikasikan pada perkerasan jalan, lahan parkir, trotoar, maupun area taman. Peningkatan kualitas paving block dapat dilakukan melalui subtitusi parsial dan penambahan material tertentu dalam campurannya, salah satunya limbah gypsum. Limbah gypsum merupakan limbah yang berasal dari perajin gypsum yang bisa dimanfaatkan sebagai pengganti sebagian semen pada campuran paving block, juga penambahan SikaCim karena memiliki karakteristik yang mendukung serta mampu meningkatkan nilai kuat tekan serta memberikan nilai tambah dari aspek teknis maupun ekonomi. Penelitian ini menggunakan variasi substitusi Limbah gypsum sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat semen serta penambahan SikaCim sebesar 0,5% dari berat semen pada seluruh variasi. Benda uji yang digunakan adalah paving block tipe Holland berukuran 200 × 100 × 60 mm dengan perbandingan campuran 1:4:2 (semen : pasir : kerikil). Pengujian utama meliputi kuat tekan, ketahanan aus, dan penyerapan air sesuai SNI 03-0691-1996, dengan seluruh benda uji diuji pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi 0% (kontrol) menghasilkan mutu D dengan kuat tekan rata-rata sebesar 15,112 yang memenuhi mutu C, ketahanan aus rata-rata sebesar 0,213 yang memenuhi mutu D dan nilai nilai penyerapan mendapatkan nilai rata-rata sebesar 9,813 yang memenuhi mutu D. Nilai optimum terdapat pada variasi 10% dengan substitusi parsial 10% limbah gypsum dan penambahan 0,5% SikaCim menghasilkan mutu C dengan menghasilkan kuat tekan sebesar 21,273 MPa yang memenuhi mutu B. Ketahanan aus terbaik mencapai 0,181 mm/menit, sedangkan penyerapan air terendah adalah 6,614%, keduanya termasuk kategori mutu C. Selain itu, variasi optimum tersebut menghasilkan biaya bahan baku paling efisien sebesar Rp 40.144,35/m2 dibanding dengan variasi kontrol dengan harga Rp. 39.050,00/m2. Secara keseluruhan, peningkatan kuat tekan berbanding terbalik dengan daya serap air dan berkorelasi positif terhadap ketahanan aus.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLimbah Gypsumen_US
dc.subjectSikaCimen_US
dc.subjectKuat Tekanen_US
dc.subjectKetahanan Ausen_US
dc.subjectPenyerapan Airen_US
dc.titlePengaruh Subtitusi Limbah Gypsum dan Penambahan Sikacim Terhadap Kuat Tekan, Ketahanan Aus, dan Serap Air Paving Blocken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19511266


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record