Analisis Kesediaan Membayar (Willingness To Pay) Pengunjung Desa Wisata Among Kisma Lumbung Mataraman Bendung Semin Gunungkidul
Abstract
Penelitian ini menganalisis kesediaan membayar (Willingness to Pay / WTP)
pengunjung Desa Wisata Among Kisma Lumbung Mataraman Bendung Semin,
Gunungkidul, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Lumbung Mataraman
merupakan desa wisata berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan ketahanan
pangan dan pariwisata, sehingga keberlanjutannya memerlukan dukungan finansial
dari pengunjung.
Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data primer
dari 92 responden melalui kuesioner. Analisis dilakukan menggunakan Contingent
Valuation Method (CVM) dengan teknik bidding game dan regresi logit, serta analisis
USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk menentukan prioritas kebijakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengunjung bersedia
membayar untuk peningkatan kualitas desa wisata, dengan nilai rata-rata WTP sebesar
Rp 15.877,00. Variabel usia dan pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap
WTP, pendapatan berpengaruh negatif signifikan, sedangkan biaya wisata dan
frekuensi kunjungan tidak berpengaruh signifikan. Analisis USG menunjukkan bahwa
penerapan tarif dasar kawasan wisata menjadi isu prioritas utama. Temuan ini menjadi
dasar bagi pengelola dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis
WTP guna mendukung pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.
