• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Komparasi Pemikiran Muhammad Fethullah Gülen dengan Abdurrahman Wahid tentang Pendidikan Multikultural

    Thumbnail
    View/Open
    15913088.pdf (3.251Mb)
    Date
    2017
    Author
    Isnaini, Fitria
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh keragaman yang ada yang mana keragaman itu tercermin dari berbagai macam kepercayaan, budaya, suku, bahasa dan lain sebagainya. Dalam keragaman harus disadari keberadaannya bagai pisau yang bermata dua baik di dunia masyarakat ataupun dalam dunia pendidikan itu sendiri. Dalam pendidikan multikultural, ia merupakan suatu alternatif pendidikan dalam era globalisasi. Tokoh yang inten dengan praktik kehidupan yang multikultural yaitu Muhammad Fethullah Gülen dan Abdurrahman Wahid. Melihat ide dari konsep pemikiran kedua tokoh tersebut, maka perlu diimplementasi dalam pendidikan multikultural yang mana dengan ada dan berlakukan pendekatan melalui konsep pendidikan multikultural kedua tokoh tersebut akan menemukan dan meminimaliris konflik yang ada khususnya terkait keragaman keyakinan, suku, dan lainnya. Penelitian ini, fokus mengkomparasi pemikiran antara dua tokoh yaitu Muhammad Fethullah Gülen dan Abdurrahman Wahid terkait pendidikan multikultural. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan jenis penelitian library research (kepustakaan). Sumber data dari penelitian ini dari buku-bulu primer Muhammad Fethullah Gülen dan Abdurrahman Wahid dan juga data penunjang lainnya berupa karya ilmiah yang diterbitkan (buku, jurnal, artikel) yang membahas tentang pemikiran Muhammad Fethullah Gülen dan Abdurrahman Wahid serta terkait pendidikan multikultural. Dengan tekhnik pengumpulan data menggunakan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan konten analisis. Hasil penelitian menunjuukan bahwa konsep pendidikan multikultural dari pemikiran Fethullah Gülen yaitu berdasarkan konsep cinta, toleransi dan dialog, sedangkan konsep pendidikan multikultural Abdurrahman Wahid yaitu berdasarkan konsep pribumisasi, demokrasi serta kemanusiaan dan keadilan. Karakteristik pemikiran pendidikan multikultural mereka menitik beratkan pada nilai humanisme, dari pemikiran-pemikiran terkait konsep pendidikan multikultural mereka disimpulkan memang berbeda namun memiliki makna dan tujuan yang sama.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61998
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1824]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV