• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi Kelayakan Jembatan Srandakan Ii Kabupaten Kulon Progo dengan Metode Horizontal To Vertical Spectral Ratio (HVSR) Berdasarkan Pengukuran Mikrotremor

    Thumbnail
    View/Open
    20511016.pdf (7.478Mb)
    Date
    2025
    Author
    Kurniawan, Ian
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian identifikasi kelayakan jembatan dilakukan pada Jembatan Srandakan II di Kabupaten Kulon Progo, proses identifikasi kelayakan dilakukan dengan meninjau nilai frekuensi natural jembatan berdasarkan pengukuran sinyal mikrotremor dan permodelan struktur jembatan dengan SAP2000. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan jembatan berdasarkan kerusakan relatif yang merupakan perbandingan dari frekuensi natural aktual dengan frekuensi natural teoritis, kerusakan relatif dapat menunjukan penurunan performa jembatan dari kondisi awal jembatan yang ditunjukkan dengan frekuensi natural teoritis dengan kondisi jembatan saat ini yang ditunjukkan dengan frekuensi natural aktual. Jembatan Srandakan II dipilih sebagai objek penelitian dikarenakan Jembatan ini memiliki beban lalu lintas yang tinggi dan telah beroperasi sejak tahun 2007. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapatkan nilai frekuensi natural aktual jembatan berdasarkan pengukuran mikrotremor, hasil frekuensi natural aktual jembatan akan dibandingkan dengan frekuensi natural teoritis untuk mendapatkan nilai kerusakan relatif. Hasil penelitian ini yaitu didapatkan nilai frekuensi natural rata-rata struktur atas jembatan sebesar 1,767 Hz berdasarkan pengukuran mikrotremor, frekuensi teoritis rata-rata sebesar 1,776 Hz berdasarkan permodelan SAP2000, dan nilai kerusakan relatif sebesar 0,501%. Berdasarkan peta persebaran, frekuensi memiliki nilai yang lebih tinggi pada area jembatan dengan pilar diatas tanah dibandingkan pilar diatas air. Berdasarkan Pedoman Konstruksi dan Bangunan Nomor: Pt T-05-2002-B, nilai kerusakan relatif berada pada kategori kondisi baik dengan rentang nilai kerusakan relatif 0%-5%. Artinya, jembatan Srandakan II hanya mengalami sedikit penurunan performa, sehingga jembatan Srandakan II masih aman dan layak untuk digunakan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61951
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV