• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Penerapan Konsep Kontekstual dalam Perancangan Gedung Visitor Centre di Pesisir Waduk Cirata, Kawasan Jangari, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia sebagai Pusat Edukasi dan Wisata Berkelanjutan

    Thumbnail
    View/Open
    21512186.pdf (14.82Mb)
    Date
    2025
    Author
    Agung, Muhamad Nasrul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kawasan pesisir Waduk Cirata di Jangari, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata air sekaligus ruang edukasi berbasis lingkungan dan masyarakat. Namun, hingga saat ini kawasan tersebut masih didominasi oleh aktivitas wisata yang bersifat rekreatif tanpa didukung fasilitas penerima dan edukasi yang terintegrasi, sehingga pengalaman pengunjung dan nilai edukatif kawasan belum optimal. Perancangan Gedung Visitor Centre ini bertujuan untuk menghadirkan sebuah pusat penerima, informasi, dan edukasi yang mampu menjembatani pengunjung dengan karakter alam, aktivitas masyarakat, serta sistem ekologi Waduk Cirata secara berkelanjutan. Pendekatan perancangan menggunakan konsep kontekstual, dengan menitikberatkan pada respon terhadap kondisi tapak pesisir waduk, bentang alam perairan, iklim tropis, serta aktivitas sosial-ekonomi masyarakat setempat. Bangunan dirancang sebagai elemen transisi antara kawasan luar dan area wisata utama, dengan penataan massa yang terbuka, orientasi visual ke arah waduk, serta pengolahan ruang luar sebagai bagian integral dari pengalaman ruang. Elemen arsitektural seperti modul kolom yang ritmis, struktur atap lebar, dan ruang-ruang terbuka dirancang untuk menciptakan kesan monumental namun tetap ramah dan berskala manusia. Aspek keberlanjutan diterapkan melalui pemilihan sistem struktur dan material, seperti penggunaan kayu CLT (Cross Laminated Timber) sebagai material utama yang ramah lingkungan, serta sistem atap bitumen yang ringan dan adaptif terhadap iklim. Strategi desain pasif, seperti penghawaan alami, pencahayaan alami, dan keterbukaan visual, dimanfaatkan untuk meningkatkan kenyamanan termal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi buatan. Dengan demikian, Gedung Visitor Centre ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penunjang wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi lingkungan dan ruang publik yang mampu memperkuat identitas kawasan Waduk Cirata sebagai destinasi wisata berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61949
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV