Show simple item record

dc.contributor.authorRifai, Ahmad Hadi
dc.date.accessioned2026-04-30T03:37:03Z
dc.date.available2026-04-30T03:37:03Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61930
dc.description.abstractPeneltian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa Di SD Negeri Catur Tunggal 6 Depok Sleman. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif yakni pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi data. Hasil penelitian ini ialah Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Di SD Negeri Catur Tunggal 6 Depok Sleman. Pembimbingan secara pribadi meliputi Selalu memberikan nasehat dan keagamaan agar anak berperilaku baik, Pemberian Aturan yang tegas, Pemberian Sanksi bagi anak yang melakukan kenakalan, Pembimbingan dalam bentuk Klasikal Meliputi Pemberian nasihat secara klasikal di kelas, Membangun Empati, Sering berganti-ganti tempat duduk siswa, Melakukan kegiatan Pembiasaaan kegiatan keagamaan. Hasil Dari Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Di SD Negeri Catur Tunggal 6 Depok Sleman. Bagi F sudah mulai tidak temperamental mulai tidak membanting alat-alat rumah. Disekolah sikap F sudah tidak begitu menganggu pelajaran, berangsur-angsur mulai mau menulis, mengerjakan tugas rumah. Perkembangan selanjutnya adalah sudah tidak berbuat usil dikelas yang dulu membuat kegaduhan sekarang cenderung lebih banyak diam. Perkembangan selanjutnya adalah RW kelas IV yang dahulu sering berbohong dan mengejek teman, sekarang secara berangsur-angsur berkurang kebohongannya. Ketika berbohong anak tersebut tidak mempunyai teman karena semuanya benci. Kemudian anak tersebut mulai sadar dan sekarang mulai bergaul dengan baik. Perkembangan selanjutnya adalah D kelas IV dahulu bentuk kenakalannya adalah Tidak bisa bersikap sopan, sekarang perkataannya mulai halus. Dengan bapak guru sudah mulai bisa menghormati dengan baik karena setiap bertemu mencium tangan gurunya. Perkembangan selanjutnya adalah A kelas V bentuk kenakalannya adalah Kekerasan fisik, sekarang mualai berkembang intesnsitas kekerasan fisik yang dilakukan mulai berkurang dan dapat bergaul dengan baik bersama teman-temannya. Perkembangan B kelas VI dahulu Kenakalan dalam bentuk lisan (mengejek dan menghina teman) dan Kekerasan dalam bentuk fisik sekarang sudah tidak menghina teman lagi namun untuk berkelahinya baru berkurang sedikit. Namun intensitas berkelahinya sudah turun drastis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGuru PAIen_US
dc.subjectKenakalan Anaken_US
dc.subjectSD Negeri Catur Tunggal 6 Depok Slemanen_US
dc.titleUpaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di SD Negeri Catur Tunggal 6 Depok Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM14913053


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record