Show simple item record

dc.contributor.authorPanto, Candra
dc.date.accessioned2026-04-30T03:24:29Z
dc.date.available2026-04-30T03:24:29Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61927
dc.description.abstractZakat merupakan rukun ketiga dari lima rukun Islam yang dalam pelaksanaannya melibatkan kehadiran pihak lain dari muzakki oleh amil dan untuk mustahik yang bersifat keadilan sosial. Sukses dan tidaknya pengelolaan zakat tergantung dari bagaimana manajemen pengelolaan zakat tersebut dilakukan yang merupakan unsur paling penting dalam pengelolaan zakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana manajemen BAZNAS Kota Gorontalo dalam mengelola zakat yang kemudian di evaluasi dengan menggunakan model context, input, process product (CIPP) merupakan sebuah model evaluasi menggunakan pendekatan yang berorientasi pada manajemen. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan sedangkan ditinjau dari sifat datanya, penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik studi dokumentasi dan wawancara dalam pengumpulan datanya. Data yang telah terkumpul diolah dan dianalisis, kemudian diambil kesimpulan. Hasil temuan penelitian berdasarkan evaluasi CIPP di BAZNAS Kota Gorontalo dalam evaluasi konteks menunjukkan bahwa sosialisasi dan edukasi dalam bentuk selembaran dan media elektronik belum mampu meningkatkan kepercayaan dan pemahaman masyarakat Kota Gorontalo tentang fungsi dan tugas lembaga zakat sehingganya cara melakaukan sosialisasi perlu diperbaharui kembali. Dalam evaluasi input kinerja dan kemampuan para amilin serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) disetiap instansi dalam menghimpun zakat masih sangat rendah karena belum menerapkan tehnik fundraising. Sedangkan dalam evaluasi proses pelaksanaan penghimpunan, pendistribusian, dan pelaporan belum berjalan secara optimal karena tidak adanya koordinasi yang baik antara para amilin. Kurangnya pemahaman dalam melakukan pengelolaan zakat dalam menerapkan program kerja sendiri serta pendayagunaan mustahik produktif dan penghimpunan zakat dimasyarakat belum berjalan secara optimal. Dikarenakan belum adanya koordinasi yang baik diantara para amilin.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectManajemen, Evaluasi, Konteks Input Proses Produk CIPPen_US
dc.titleEvaluasi Manajemen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan Menggunakan Model Context, Input, Process, Product (CIPP)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM15913021


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record