| dc.description.abstract | Pasar Demangan merupakan satu pasar tradisional di Yogyakarta yang terletak di daerah padat pemukiman dan dikelilingi oleh pasar modern. Berdasarkan pengamatan kondisi fisik pasar tersebut memiliki kualitas lingkungan dan sanitasi yang kurang baik. Hal tersebut dilihat dari infrastruktur pasar yang kotor, kurangnya fasilitas tempat sampah, dan pembuangan air limbah pasar ke lingkungan tanpa pengolahan terlebih dahulu. Dilatar belakangi oleh hal-hal tersebut dan dalam rangka mendukung pencapaian sasaran sustainable development dalam bidang ekonomi, sosial dan lingkungan diperlukan penerapan konsep green market di Pasar Demangan. Green market dirancang untuk mewujudkan pasar tradisional yang dapat mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Penelitian ini mengevaluasi konsep green market yang telah diterapkan di Pasar Demangan yang terdiri dari tepat guna lahan , efisiensi dan konservasi energi, konservasi air, sumber dan siklus material, kesehatan dan kenyamanan dalam ruang, dan manajemen lingkungan bangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi, wawancara dan skoring. Sistem skoring diadaptasi dari Peraturan Kementerian Kesehatan no 519 Tahun 2008 tentang pasar sehat, Greenship Homes Version 0.1 dan Greenship Exsisting Building Version 1.1. Penilaian dilakukan dengan skoring di lokasi yang kemudian di jumlahkan agar mendapat skor total, sehingga didapatkan kategori pasar dari skala penilaian yang ditentukan bahwa pasar demangan masih perlu meningkatkan hal-hal untuk menuju green market. Pasar Demangan mendapatkan total skoring 197 dari 300. Hasil skoring menunjukan bahwa Pasar Demangan mendapatkan kategori biru karena memiliki beberapa aspek yang sudah memenuhi syarat green market. Namun tetap diperlukan program perbaikan untuk meningkatkan penilaian dan mewujudkan green market di Pasar Demangan. Perencanaan program berasal dari nilai hasil skoring terendah pada masing-masing bobot aspek. | en_US |