Analisis Sebaran Polutan Kebauan H2S dari Ipal Sewon Menggunakan Model Aplikasi Aermod
Abstract
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Sewon melayani Kawasan Perkotaan
Yogyakarta dan berpotensi menghasilkan dampak kebauan, khususnya gas
hidrogen sulfida (H2S) yang terbentuk dari proses biologis pada beberapa unit
pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi kebauan H2S
berdasarkan pengukuran lapangan serta memetakan persebarannya menggunakan
model dispersi AERMOD berbasis Gaussian Plume. Pengukuran dilakukan pada
54 titik menggunakan H2S Gas Analyzer dan hasilnya digunakan untuk
menghitung laju emisi sebagai input pemodelan. Hasil pengukuran menunjukkan
bahwa nilai konsentrasi H2S tertinggi berada pada SDB saat siang hari (0,067
ppm), serta terdapat peningkatan konsentrasi pada area kolam. Sementara
persentase penyumbang kebauan terbesar berasal dari Pre-Treatment saat sore
hari (33%). Hasil pemodelan AERMOD menunjukkan konsentrasi yang
cenderung lebih tinggi dibandingkan pengukuran lapangan, dengan beberapa nilai
melebihi ambang batas 0,02 ppm serta jangkauan sebaran mencapai ±7 km pada
periode 1 jam dengan arah dominan barat laut. Validasi menggunakan RMSE
menunjukkan kecenderungan model over predicted. Temuan ini mengindikasikan
adanya potensi risiko kebauan signifikan di sekitar IPAL Sewon, terutama ketika
instalasi beroperasi pada kapasitas puncak.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
