Efektivitas Aquatic Treatment dengan Menggunakan Tanaman Budidaya dalam Penurunan Konsentrasi Fosfat pada Limbah Laundry
Abstract
Limbah hasil kegiatan laundry dapat menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan yang terjadi karena air limbah yang mengandung zat pencemar dibuang langsung ke badan air. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat kolam aquatic tretament dengan memanfaatkan tumbuhan yang ada di alam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui berapa besar penurunan zat pencemar dengan proses aquatic treatment menggunakan tanaman Melati Air (Echinodorus paleafolius), Genjer (Limnocharis flava L), Kayu Apu (Pistia stratiotes L), dan Hidrila (Hydrilla ferticillata) terhadap penurunan konsentrasi fosfat, Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Suspended Solid (TSS). Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan pembagian jenis tanaman yang berbeda. Perlakuan 1 berisikan 2 tanaman melati air dan 2 tanaman hidrila, perlakuan 2 berisikan 2 tanaman genjer dan 2 tanaman kayu apu, perlakuan 3 sebagai bak kontrol berisikan 4 jenis tanaman, dan perlakuan ke 4 sebagai bak control berisikan limbah laundry. Hasil penelitian ditinjau dan diuji setiap hari selama 14 hari di laboratorium. Didapatkan hasil penurunan kadar fosfat tertinggi adalah pada perlakuan fosfat I (melati air dan hidrila) 0,1429 menjadi 0,0086 mg/l dengan efisiensi removal 93,98 %. Dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian tersebut, melati air dan hidrila dapat menurunkan kadar fosfat dalam proses aquatic treatment limbah laundry.
Collections
- Environmental Engineering [1831]
