Show simple item record

dc.contributor.authorPambudi, Sandy Wahyu
dc.date.accessioned2026-04-21T07:56:37Z
dc.date.available2026-04-21T07:56:37Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61814
dc.description.abstractStadion Tridadi Sleman merupakan salah satu fasilitas olahraga utama di Kabupaten Sleman yang saat ini menghadapi keterbatasan lahan, penurunan kualitas bangunan, serta sejumlah fasilitas yang belum memenuhi standar nasional maupun internasional sehingga fungsi stadion kurang optimal dalam mendukung kegiatan olahraga dan pembinaan atlet daerah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan ulang dengan pendekatan Arsitektur Berkelanjutan yang menekankan efisiensi ruang, peningkatan kualitas infrastruktur, serta penerapan teknologi ramah lingkungan. Optimalisasi ruang dilakukan secara vertikal dan multifungsi untuk memaksimalkan kapasitas tanpa perluasan tapak, sementara perbaikan fasilitas mencakup lintasan atletik, tribun penonton, ruang ganti atlet, sirkulasi pengunjung, hingga aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Selain itu, desain baru mengintegrasikan sistem rainwater harvesting, penggunaan panel surya, pengelolaan energi yang efisien, serta mempertimbangkan orientasi bangunan, pencahayaan alami, ventilasi silang, pengendalian suhu ruang, dan integrasi lanskap ekologis guna menciptakan stadion yang lebih nyaman, adaptif, dan berkelanjutan. Proses perancangan Stadion Tridadi Sleman berangkat dari tiga pertanyaan utama, yaitu bagaimana penerapan konsep Arsitektur Berkelanjutan untuk mengoptimalkan fungsi stadion pada lahan terbatas, bagaimana strategi desain dapat meningkatkan kualitas ruang dengan memaksimalkan potensi tapak sekaligus menjaga kenyamanan pengguna, serta bagaimana merancang sirkulasi seluruh pengguna dengan fungsi berbeda sesuai standar keamanan dan keselamatan stadion. Tahapan perancangan dilakukan melalui identifikasi permasalahan eksisting, analisis tapak dan kondisi lingkungan, telaah standar regulasi nasional maupun standar FIFA, pengembangan konsep desain, hingga evaluasi akhir terhadap performa ruang dan keberlanjutan bangunan. Hasil perancangan menghadirkan konsep stadion vertikal dengan penggunaan struktur baru yang lebih efisien, penataan fasilitas ruang yang lebih lengkap dan nyaman, serta sirkulasi pengguna yang lebih terorganisir dan aman. Dengan pendekatan tersebut, Stadion Tridadi tidak hanya memenuhi kebutuhan olahraga atletik dan sepak bola secara profesional, tetapi juga menjadi fasilitas yang ramah disabilitas, inklusif bagi masyarakat, efisien dalam penggunaan energi dan sumber daya air, serta mampu menjadi pusat kegiatan olahraga modern yang adaptif dan berkelanjutan bagi Kabupaten Sleman.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRedesainen_US
dc.subjectStadion Tridadien_US
dc.subjectArsitektur Berkelanjutanen_US
dc.subjectOptimalisasi Lahanen_US
dc.subjectAksesibilitasen_US
dc.subjectMultifungsien_US
dc.titleRedesain Stadion Tridadi Sleman dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21512101


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record