| dc.description.abstract | Pelayanan kefarmasian di Puskesmas merupakan satu kesatuan dari upaya peningkatan derajat kesehatan dalam Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (SJKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2014. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan dan hubungan sosiodemografi terhadap kepuasan pasien rawat jalan peserta BPJS Kesehatan terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Gedongtengen dan Puskesmas Gondomanan Yogyakarta. Penelitian menggunakan cross sectional design dengan survei analitik. Penelitian dilakukan di Puskesmas Gedongtengen dan Gondomanan Yogyakarta pada periode waktu bulan Februari-Maret 2017. Data kuantitatif menggunakan kuesioner servqual yaitu reliability, responsiveness, tangibles, assurance dan emphaty serta data pendukung hasil wawancara dengan apoteker penanggungjawab di kedua puskesmas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji spearman correlation dan uji chi-square. Puskesmas Gedongtengen memperoleh persentase tingkat kepuasan pada dimensi tangible sebesar 84,17 %, dimensi reliability sebesar 75,83 %, dimensi responsiveness sebesar 76,67 %, dimensi assurance sebesar 82,5 %, dan dimensi emphaty sebesar 87,5 %. Sedangkan pada Puskesmas Gondomanan memperoleh persentase tingkat kepuasan pada dimensi tangible sebesar 81,67 %, dimensi reliability sebesar 90,83 %, dimensi responsiveness sebesar 80 %, dimensi assurance sebesar 84,17 %, dan dimensi emphaty sebesar 86,67 %. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor karakteristik sosiodemografi pasien rawat jalan peserta BPJS dengan tingkat kepuasan di Puskesmas Gedongtengen, berbeda halnya dengan Puskesmas Gondomanan terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik usia pasien rawat jalan peserta BPJS dengan tingkat kepuasan dengan korelasi positif. | en_US |