Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Keluarga dan Masyarakat dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi di Desa Donokerto, Pakem, Sleman
Abstract
Permasalahan intoleransi yang ada saat ini juga bisa merambat pada semua elemen masyarakat dan keluarga. Seperti beberapa kasus yang terjadi beberapa tahun belakangan ini. Yang menjadi penyebab utama adalah keluarga dan masyarakat tidak dapat memanfaatkan perannya dalam menerapkan dan membangun sikap toleransi sehingga terjadi gerakan fanatisme yang dapat berujung pada ekstrimisme karena berbeda dengan kelompok yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah Mendiskripsikan dan menganalisis kontruksi serta internalisasi nilai-nilai pendidikan islam pada keluarga dan masyarakat dalam menumbuhkan sikap toleransi di Desa Donokerto Turi Sleman. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang menggambarkan keadaan obyek yang di teliti. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta subjek penelitiannya yaitu tujuh yang terdiri dari tokoh masyarakat dalam hal ini kepala desa dan perangkat desa dan keluarga yang terdiri dari berbagai jenis kategori yaitu muslim, muslim-non muslim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada konstruksi internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam pada keluarga dan masyarakat dimulai dengan pengenalan keimanan serta dikuatkan dengan ibadah dan akhlak yang diajarkan serta dalam internalisasi metode yang didapati adalah setiap keluarga merupakan bagian penting dari membangun sikap toleransi yaitu sebagai role model bagi generasi selanjutnya serta kegiatan-kegiatan keagamaan maupun nasional yang dilakukan dan kegiatan masyarakat lainnya adalah media dalam membangun masyarakat yang cinta akan kedamaian dan kesejahteraan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1608]
