| dc.description.abstract | Proses produksi merupakan suatu tahapan guna mengubah input menjadi output yang diharapkan. Dalam proses produksi tersebut, kualitas adalah salah satu hal penting yang menjadi parameter bagi perusahaan untuk selalu di jaga. Terdapat 7 macam pemborosan yang dapat terjadi dalam industri manufaktur, salah satunya adalah pemborosan produk cacat. Di PT. Yamaha Indonesia masih sering terjadi waste produksi berupa produk cacat. Oleh karena itu pengendalian kualitas penting dilakukan guna menurunkan angka produk cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model piano (Polished Ebony/PE, Polished Mahogany/PM, Polished White/PWH, dan Polished Walnut/PW) yang mengalami cacat dan menjadi prioritas perbaikan, mengetahui jenis dan jumlah cacat yang terjadi pada model piano yang menjadi prioritas perbaikan, serta menemukan solusi guna memperbaiki atau meminimalkan kejadian cacat tersebut dengan menggunakan pendekatan TRIZ. Pendekatan TRIZ merupakan pendekatan guna menemukan solusi-solusi berdasarkan prinsip inventif yang ditemukan dari hasil kontradiksi antara parameter teknik pada Improving Feature dan dengan parameter teknik pada Worsening Feature. Penelitian dilakukan di PT. Yamaha Indonesia khusus pada section Sanding Buffing Small Upright Piano. Adapun hasil dari penelitian ini adalah model yang menjadi prioritas diteliti adalah Polished Ebony (PE) dan Polished White (PWH) dengan akumulasi persentase sebesar 90.25%, kemudian jenis cacat yang menjadi prioritas perbaikan adalah muke permukaan, dekok dan alur, serta ditemukannya prinsip inventif berdasarkan kontradiksi yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ada yakni dengan menerapkan prinsip inventif #1 Segmentation untuk penyebab masalah 4, #10 Prior action untuk penyebab masalah 1 dan 3, #13 Inversion, The other way around untuk penyebab masalah 5, serta #15 Dynamicity, Optimization untuk penyebab masalah 2. | en_US |