Pemimpin Ideal dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Pemikiran Imam al-Ghazali)
Abstract
Dalam hukum Islam kedudukan pemimpin sangat penting. Karena tegaknya urusan agama bergantung pada tegaknya urusan dunia, dan tegaknya urusan dunia bergantung pada pemimpin. Pemimpin ideal dibutuhkan untuk memimpin negara. Sabda Nabi, "Jika suatu urusan diserahkan pada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya." (HR Bukhari). Salah satu ulama rujukan hukum Islam adalah Imam Al-Gazali. Pemikirannya tentang pemimpin ideal menarik untuk dikaji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, terdapat beberapa macam kriteria pemimpin ideal menurut al-Gazali dalam empat kitabnya. Dalam al-Iqtisad fi al-I’tiqad, kriteria pemimpin ideal (1) Memiliki keahlian, (2) Memiliki ilmu dan sifat wara’, (3) Memenuhi syarat menjadi qadhi: laki-laki, baligh, berakal sehat, merdeka, sehat, dan tidak tercela, (4) Bernasab Quraisy, (5) Ada pengangkatan atau penyerahan kekuasaan dari pihak lain. Dalam at-Tibr al-Masbuk fi Nasihati al-Muluk, kriteria pemimpin ideal (1) Memahami manfaat dan bahaya kekuasaan, (2) Suka mendengar nasehat ulama, (3) Tidak zalim, (4) Tidak sombong, (5) Berempati pada penderitaan rakyat, (6) Tidak meremehkan kebutuhan rakyat, (7) Hidup sederhana, (8) Bersikap lemah lembut, (9) Suka membahagiakan rakyat, (10) Tidak mencari simpati rakyat dengan melanggar aturan agama. Dalam Ihya’ Ulumi ad-Din kriteria pemimpin ideal (1) Memiliki ilmu, (2) Wara’, (3) Bernasab ‘Alawy, dan (4) Pandai menjaga amanah. Dalam Fadha’ih al-Batiniyyah wa Fadha’il al-Mustazhiriyyah, kriteria pemimpin ideal (1) Memiliki kekuatan dan kewibawaan, (2) Memiliki kemampuan memimpin, (3) Wara’, (4) Memiliki ilmu. Pemikiran al-Gazali tentang kriteria pemimpin ideal yang sesuai konteks di Indonesia, relevan bagi kepemimpinan di Indonesia, dapat diaktualisasikan dalam hukum positif, misalnya dalam syarat calon presiden dan calon kepala daerah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1608]
