Show simple item record

dc.contributor.authorOktarina, Amimah
dc.date.accessioned2026-04-20T04:38:44Z
dc.date.available2026-04-20T04:38:44Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/61777
dc.description.abstractPenelitian ini berangkat dari kemunculan wacana pemikiran etika bisnis bahwa para pelaku bisnis sebagian besar tidak lagi mementingkan nilai-nilai moralitas. Perbankan syariah sebagai perusahaan yang berbasis nilai dan kepercayaan perlu melakukan penilaian atas ethical identity perusahaan dan proses branding perusahaan. Penelitian terkait ethical identity perbankan syariah di Indonesia sudah banyak namun hanya sebatas melalukan pengukuran terhadap ethical identity dengan mengacu pada komponen yang digunakan oleh Haniffa & Hudaib. Penelitian ini merupakan lanjutan dengan melakukan modifikasi EII dengan menyusun dan menurunkannya dari maqashid syariah, memanfaatkan data terbaru, dan menganalisis pengaruhnya terhadap kinerja perbankan syariah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods yaitu menggunakan indeks EII, menyusun Maqashid Syariah Based EII (EIIMS) yang merupakan kebaharuan dari penelitian ini. Setelah penelusuran literatur dalam rangka penyelarasan dengan EII maka langkah selanjutnya adalah mentransformasikan konsep Maqashid Syariah ke dalam indikator-indikator yang terukur pada EII. EII based on Maqashid Syariah merupakan indeks hasil modifikasi dari EII. Modifikasi dilakukan kepada dimensi dalam penilaian dan juga poin penilaian, namun untuk metode pemberian skor dan penghitungan indeks sama dengan EII. Selanjutnya untuk mengetahui pengaruh EIIMS terhadap efisiensi dan profitabilitas perbankan syariah dengan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian EII diketahui bahwa Bank Muamalat Indonesia secara konsisten berada pada peringkat pertama sebagai Bank Umum Syariah (BUS) yang paling banyak mengkomunikasikan informasi terkait identitas etika Islam. Hasil perumusan EIIMS ditemukan bahwa bahwa jumlah item penilaian pada EII dan EIIMS mengalami perubahan. Terdapat pengurangan dan penambahan item pada beberapa dimensi penilaian. Peningkatan nilai rata-rata dan penurunan skewness dan kurtosis menunjukkan bahwa standar identitas etis semakin diterapkan secara lebih merata dan konsisten di seluruh bank syariah. Hasil uji hipotesis pertama menunjukan bahwa EIIMS berpengaruh negatif terhadap efisiensi perbankan syariah pada Unit Usaha Syariah. Sedangkan hipotesis kedua pada penelitian ini menunjukan bahwa EIIMS berpengaruh positif terhadap profitabilitas perbankan syariah pada Unit Usaha Syariah. Selain itu, FDR berpengaruh terhadap profitabilitas perbankan syariah pada total bank syariah.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEthical Identity Indexen_US
dc.subjectMaqashid Syariahen_US
dc.subjectPerbankan Syariahen_US
dc.subjectKinerja Perbankan Syariahen_US
dc.titleEthical Identity Index Based on Maqashid Syariah dan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah di Indonesia Periode Tahun 2020-2023en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21931002


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record