| dc.description.abstract | Persaingan industri furnitur di Indonesia semakin ketat seiring dengan pertumbuhan jumlah perusahaan yang meningkat. Perusahaan harus memberikan nilai terbaik kepada pelanggan dengan biaya yang rendah untuk mendapatkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Persaingan intensif menuntut respon yang lebih cepat terhadap kebutuhan pelanggan melalui pengembangan produk yang lebih cepat dan waktu pengiriman yang lebih singkat. Kesibukan yang tinggi menyebabkan kapasitas waktu yang dimiliki perusahaan terbatas. Kondisi ini mengharuskan perencanaan produk yang tepat untuk menghindari terjadinya lost sales atau kehilangan penjualan sebagai akibat dari produksi yang tidak selesai. Perusahaan akan sulit berhasil dalam bersaing jika bekerja sendiri. Maka dibutuhkan suatu kolaborasi untuk mempermudah tujuan bisnis yang tampak sulit dicapai oleh organisasi individu. Penelitian dilakukan di PT. Maju Jaya Furindo dan salah satu perusahaan pemasoknya. Jenis produk yang diteliti adalah racoco set. Algoritma Genetika (AG) sebagai pendekatan metaheuristik digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam penelitian ini. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software NLI-GenR yang bekerja dengan Microsoft Excel. Algoritma yang dibangun bertujuan menentukan model bahan baku optimal pada kolaborasi rantai pasok yang mampu memenuhi permintaan produk racoco set dengan total biaya dalam rantai pasok minimum, tanpa melebihi kapasitas waktu perusahaan manufaktur dan pemasok. Solusi yang diberikan dari hasil optimasi AG mampu memenuhi seluruh permintaan tanpa melebihi kapasitas waktu yang tersedia. Tingkat perbaikan biaya dalam rantai pasok yang terjadi sebesar 73,039% dengan penghematan Rp. 80.542.253,25. Hasil penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi bagi PT. Maju Jaya Furindo dan perusahaan pemasoknya dalam melakukan pengadaan bahan baku produk racoco set dengan konsep kolaborasi rantai pasok. | en_US |