Show simple item record

dc.contributor.authorJirhanuddin
dc.date.accessioned2026-04-20T02:34:49Z
dc.date.available2026-04-20T02:34:49Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61752
dc.description.abstractMasyarakat Kelurahan Lanjas mayoritas beragama Islam, dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari, bermacam usaha dilakukan, ada yang bekerja sebagai petani, nelayan, pegawai negeri sipil, pedagang dan sebagainya. Dalam berusaha, tampak kegigihan, kerja keras, kreatif serta tingkat kesejahteraan sebagian masyarakatnya lebih baik dibandingkan dengan masyarakat di dua kelurahan yang berdekatan dengan Kelurahan Lanjas. Keadaan yang demikian menimbulkan suatu pertanyaan, apakah realitas tersebut disebabkan pemahaman keagamaan yang baik, terutama pemahaman terhadap kebebasan dan keterikatan manusia dalam berbuat, hari akhir, takdir serta pandangan terhadap harta dan kehidupan dunia, atau hanya kebetulan saja. Untuk menjawab pertanyaan di atas peneliti tertarik mengadakan penelitian dengan judul Agama dan Etos Kerja (Studi Kasus Masyarakat Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Kalimantan Tengah). Beranjak dari uraian di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Bagaimana pemahaman keagamaan masyarakat Kelurahan Lanjas (2). Bagaimana etos kerja masyarakat Kelurahan Lanjas (3). Bagaimana keterkaitan antara pemahaman keagamaan dengan etos kerja masyarakat Kelurahan Lanjas. Adapun subjek penelitian ini adalah masyarakat yang mata pencahariannya sebagai pedagang, nelayan, petani, tokoh agama dan pegawai negeri sipil, keseluruhan berjumlah 30 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penggalian data adalah observasi terlibat, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan, 33,33% masyarakatnya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, sebagian besar (43,33%) memiliki pemahaman keagamaan yang sedang dan sebagian kecil (23,33%) memiliki pemahaman keagamaan yang kurang. Sedangkan etos kerja masyarakatnya 30% dikategorikan tinggi, sebagian besar (50%) pada kategori sedang dan sebagian kecil (20%) dikategorikan rendah. Maka dengan demikian terdapat keterkaitan antara pemahaman keagamaan dengan etos kerja, hal ini terlihat dari 33,33% yang pemahaman keagamaannya baik, ternyata ada 30% yang tinggi etos kerjanya, 43,33% yang pemahaman keagamaannya sedang, ternyata ada 50% yang sedang etos kerjanya dan 23,33% yang pemahaman keagamaannya kurang, ternyata ada 20% yang rendah etos kerjanya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAgamaen_US
dc.subjectEtos Kerjaen_US
dc.subjectKelurahan Lanjasen_US
dc.titleAgama dan Etos Kerja (Studi Kasus Masyarakat Kelurahan Lanjas, Muara Teweh, Kalimantan Tengah)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM9901004


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record