Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Budaya Sekolah Islam (BUSI) Berbasis Pendidikan Karakter di SMP Islam Sultan Agung (ISSA) 1 Seroja Semarang
Abstract
Fakta kenakalan anak usia sekolah di negeri ini tentu menjadi sebuah permasalahan yang urgen untuk dicari jalan keluarnya. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi lembaga pendidikan Islam untuk dapat berperan aktif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Tentu semua ini akan terwujud tidak dapat lepas dari peran kepala sekolah yang selalu maksimal dalam manajemen sekolah. Kemudian SMP Islam Sultan Agung 1 mengambil peluang ini dengan menerapkan Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter. Permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah 1) Peran kepala sekolah dalam perencanaan Manajemen Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter 2) Peran kepala sekolah pelaksanaan Manajemen Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter 3) Peran kepala sekolah dalam evaluasi Manajemen Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter di SMP Islam Sultan Agung (ISSA) 1 Seroja Semarang. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan analisis data jenis Miles dan Huberman yang membagi kegiatan analisis menjadi beberapa bagian yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan / verifikasi. Berdasarkan analisis data diperoleh sebuah kesimpulan: 1) Peran Kepala Sekolah dalam perencanaan Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter di SMP Islam Sultan Agung 1 Seroja Semarang tidak sesuai dengan Banghart & Trull. Sekolah tersebut melakukan proses perencanaan Banghart & Trull hanya pada awalnya saja, setelah berjalan tidak ada evaluasi yang mendasari penentuan rencana berikutnya dan tidak ada juga umpan balik. 2) Peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter di SMP Islam Sultan Agung 1 Seroja Semarang masih belum maksimal karena belum mampu mengkoordinir dengan baik dalam pengawasan pelaksanaan program. 3) Peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan Budaya Sekolah Islami (BUSI) berbasis pendidikan karakter di SMP Islam Sultan Agung 1 Seroja Semarang tidak sesuai dengan Nanang Fattah karena hanya melakukan evaluasi pada populasi sasaran, sistem penyampaiannya, efek yang mengacaukan, hasil netto dan stokastik. Sedangkan evaluasi secara komprehensif, cost benefit analysis, perencanaan belum dilakukan.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
