• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Efektivitas Snedds Patch Transdermal Ekstrak Daun Yakon (Smallanthus Sonchifolius) dalam Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus pada Tikus Putih Jantan

    Thumbnail
    View/Open
    23924003.pdf (1.949Mb)
    Date
    2025
    Author
    Putra, Prima Aulia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronis yang dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk luka kaki diabetikum yang sulit sembuh akibat kondisi hiperglikemia berkepanjangan. Ekstrak daun yakon (Smallanthus sonchifolius) diketahui mengandung flavonoid, seskuiterpen lakton, dan asam klorogenat yang bersifat antibakteri, antioksidan, serta antihiperglikemik, namun pemberian secara oral berpotensi menimbulkan toksisitas ginjal sehingga diperlukan inovasi sistem penghantaran alternatif. Penelitian ini bertujuan memformulasikan serta mengevaluasi SNEDDS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System) patch transdermal ekstrak daun yakon dan menguji aktivitas penyembuhan luka diabetes pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Ekstrak daun yakon diformulasikan dengan Tween 80, propilen glikol, dan isopropil miristat menjadi SNEDDS, kemudian dibuat patch transdermal dengan metode solvent casting dan dikarakterisasi berdasarkan transmitansi, ukuran partikel, PDI, viskositas, organoleptis, serta stabilitas fisik. Uji difusi Franz menunjukkan pelepasan senyawa aktif bertahap hingga 24 jam dengan puncak pada jam ke-12, sedangkan uji in vivo pada model tikus diabetes dengan luka sayatan menunjukkan bahwa SNEDDS 20% memberikan penyembuhan tercepat, dengan penutupan luka 73% pada hari ke-7 dan 100% pada hari ke-10–11, lebih unggul dibandingkan kontrol positif (povidon iodin), sementara patch SNEDDS 20% juga efektif meskipun lebih lambat. Dengan demikian, SNEDDS patch transdermal ekstrak daun yakon terbukti memiliki karakteristik fisik yang baik, stabilitas optimal, serta aktivitas penyembuhan luka diabetes yang superior, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai obat herbal terstandar berbasis nanoteknologi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61712
    Collections
    • Pharmacy [1834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV