Dampak Ketiadaan Penjaminan Simpanan Terhadap Loyalitas Anggota Lembaga Keuangan Mikro Syariah (Studi pada BMT Sanden Kopontren Al Furqon Sanden, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan
profesionalisme pengelolaan terhadap loyalitas anggota Baitul Maal wat Tamwil
(BMT) sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS), dengan persepsi
ketiadaan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai variabel mediasi. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 847 anggota
aktif BMT Sanden di Kabupaten Bantul. Analisis data dilakukan menggunakan
Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan profesionalisme
pengelolaan berpengaruh positif terhadap loyalitas anggota, baik secara langsung
maupun melalui persepsi ketiadaan LPS. Temuan ini menunjukkan bahwa
ketiadaan LPS tidak dipersepsikan sebagai risiko semata, melainkan sebagai
karakteristik kelembagaan yang dapat diterima secara rasional dan sosial. Dalam
konteks ini, Theory of Planned Behavior (TPB) tetap relevan, namun bekerja secara
kontekstual melalui kepercayaan, modal sosial, dan ikatan komunitas. Penelitian ini
memperluas penerapan TPB dalam konteks lembaga keuangan mikro syariah serta
memberikan implikasi praktis bagi penguatan loyalitas anggota.
