Formulasi Lip Balm Berbasis Submikroemulsi Air dalam Minyak Biji Bunga Matahari dengan Nikotinamida Sebagai Bahan Aktif Skripsi
Abstract
Latar belakang: Inovasi formulasi kosmetik berbasis submikroemulsi air dalam
minyak (A/M) dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas bahan aktif larut air
seperti nikotinamida, dengan penggunaan ekstrak secang sebagai pewarna alami
untuk menghasilkan warna yang menarik pada sediaan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik lip balm,
stabilitas lip balm, dan karakteristik fisik dan ukuran partikel submikroemulsi air
dalam minyak biji bunga matahari yang mengandung nikotinamida dan ekstrak
secang, serta menilai pengaruh variasi kadar gliserin dan minyak biji bunga
matahari terhadap karakteristik fisik dan stabilitas sediaan lip balm.
Metode: Submikroemulsi dibuat menggunakan suhu 50 °C menggunakan bahan
tween 20, span 80, nikotinamida, dan minyak biji bunga matahari kemudian diuji
ukuran partikel dan nilai PDI (indeks polidispersitas). Lip balm dibuat menjadi 3
formula dengan variasi jumlah gliserin dan minyak biji bunga matahari meliputi F1
(11,67% & 8,33%), F2 (13,33% & 6,67%) dan F3 (15% & 5%). Pengujian meliputi
organoleptis, homogenitas, daya sebar, titik lebur, kekerasan, pH, stabilitas selama
28 hari.
Hasil : Submikroemulsi memiliki ukuran partikel 321 nm dengan PDI 1,5. Seluruh
formula (F1, F2 F3) berwarna merah terakota, beraroma khas, bertekstur padat,
homogen dan stabil hingga hari ke-28. Hasil uji lip balm memiliki daya sebar 3,27
– 3,55 cm, titik lebur 53–62 °C, kekerasan 0,87–0,92 kg, dan pH 7,0.
Kesimpulan : Submikroemulsi air dalam minyak biji bunga matahari dengan
nikotinamida dan ekstrak secang memiliki karakteristik fisik baik. Namun,
distribusi partikelnya belum sepenuhnya seragam. Variasi gliserin dan minyak biji
bunga matahari pada sediaan lip balm mempengaruhi daya sebar dan titik lebur
namun tidak memengaruhi organoleptis, homogenitas, kekerasan dan pH.
Collections
- Pharmacy [1834]
