Show simple item record

dc.contributor.authorJuniarwoko, Anjar Raharjo
dc.date.accessioned2026-04-16T07:20:29Z
dc.date.available2026-04-16T07:20:29Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61659
dc.description.abstractDunia konstruksi khususnya Indonesia telah mengenal istilah cetakan beton atau bekisting sudah sejak lama. Bekisting harus dirancang dengan kekuatan, kekakuan sehingga bentuk, ukuran, dan posisi saat pengecoran dapat dilaksanakan sesuai dengan persyaratan serta mendapatkan biaya (desain baja) yang optimal pula. Pada penelitian ini, rancangan sebuah bekisting baja sistem knock down (bongkar pasang) mengacu pada ukuran panel beton 240 x 40 x 5 cm yang digunakan untuk pagar beton. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan rancangan bekisting baja yang optimal untuk panel beton pagar pracetak berdasarkan dari segi biaya, kekakuan, dan kekuatan. Penelitian dari segi struktur menggunakan 4 macam pembebanan yaitu beban beton, beban pekerja, beban gerobak sorong, dan beban pemadatan. Material struktur yang digunakan dalam perhitungan struktur bekisting menggunakan 3 macam profil yaitu profil kanal UNP, profil hollow, dan profil plat hitam. Struktur bekisting baja dimodelkan dan dihitung dengan menggunakan aplikasi SAP 2000 v14. Struktur bekisting existing di cek terlebih dahulu keamanan strukturnya dari segi kekuatan dan kekakuannya. Apabila diketahui hasil output dari pemodelan bekisting existing mengalami kegagalan pada struktur, maka dilakukan tindakan redesain terhadap model existing tersebut agar tercapainya keamanan struktur. Pemodelan bekisting existing didapatkan hasil struktur tidak aman terhadap defleksi plat dengan nilai 0,1467 m lebih besar dari defleksi izinnya yaitu 0,00167 m. Selanjutnya dibuatlah pemodelan dengan 6 variasi yang masing variasi mempunyai jarak pengaku yang berbeda-beda. Variasi 2 yang menggunakan jarak antar pengaku melintang 1,2 m dan pengaku memanjang 0,4 m dengan tebal plat 0,0023 m dan variasi 5 yang menggunakan jarak antar pengaku melintang 0,4 m dan pengaku memanjang 0,4 m dengan tebal plat 0,002 m diambil untuk selanjutnya dibandingkan biaya dengan bekisting existing karena kedua variasi tersebut menunjukkan keoptimalan hasil struktur. Hasil perbandingan biaya antara bekisting existing, variasi 2, dan variasi 5 secara berturut-turut mempunyai perbandingan 100% : 108,6% : 123,6% dengan biaya pekerjaan bekisting existing sebesar Rp 14.557.902, biaya pekerjaan bekisting variasi 2 sebesar Rp 15.814.109, dan bekisting variasi 5 sebesar Rp 17.750.764.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBekisting Baja,en_US
dc.subjectSistem Knock Down,en_US
dc.subjectKekuatan,en_US
dc.subjectKekakuan,en_US
dc.subjectBiaya.en_US
dc.titlePerancangan Cetakan Sistem Knock Down untuk Panel Pagar Beton Pracetak (Design Of Knock Down Formwork System For Concrete Fence Panel) (Studi Kasus Pt. Powercon Jaya Utama)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM10511044


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record