• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prinsip-Prinsip Ekonomi Kapitalisme dan Islam (Studi Komparatif tentang Distribusi Pendapatan)

    Thumbnail
    View/Open
    980020.pdf (5.314Mb)
    Date
    2000
    Author
    Wulpiah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Salah satu masalah ekonomi yang sangat sulit untuk diwujudkan tingkat keadilannya adalah Distribusi. Dan dalam penelitian ini penulis membicarakan tentang perbandingan Prinsip-prinsip Distribusi Pendapatan menurut Ekonomi Kapitalisme dan Islam, sehingga diharapkan akan menemukan kelebihan/kekurangan dan persamaan/perbedaan, yang selanjutnya memunculkan paradigma baru yang lebih relevan dalam menjawab persoalan-persoalan distribusi yang berkembang. Adapun penelitian ini adalah studi literatur/konsep, yang pembahasannya dengan menggunakan: Metode Diskriptif, Komparatif dan Analitik. Metode Diskriptif dipakai untuk mendiskripsikan kedua prinsip ekonomi (kapitalisme dan Islam) dengan apa adanya (sesuai dengan kenyataan). Sedangkan Metode Komparatif dipakai untuk membandingkan kedua prinsip ekonomi diatas, sehingga ditemukan perbedaan/persamaannya. Terakhir, Metode Analisis-Simetris yang digunakan untuk mengkaji kelebihan dan kekurangan prinsip keduanya, sehingga akan menemukan formula yang lebih valid untuk mengantisipasi persoalan yang ada. Setelah dilakukan penelitian secara komprehensif, ternyata penulis mendapatkan kelebihan/kekurangan dari masing-masing sistem. Pertama pada asumsi/prinsip kedua ekonomi, Kedua, Tujuan/orientasinya dan Ketiga pada prilaku manusianya. Hal itu tercermin dalam mengartikan “harta”, yang jika dihubungkan dengan prinsip distribusi pendapatan, bahwa dalam ekonomi kapitalis: “Harta hanya dimiliki oleh sekelompok orang saja”, sehingga pendistribusiannya dilakukan pasca produksi atau ‘mengesampingkan’ distribusi pendapatan. Sementara dalam ekonomi Islam: “Harta pada dasarnya milik Allah”, jadi setiap orang ‘berhak’ atas harta yang dimiliki dengan mendistribusikannya (dalam bentuk zakat, pajak, warisan, infaq dan sadaqah) sebelum produksi tanpa menafikan laba yang didapat dari produksi tersebut. Implikasinya distribusi dalam ekonomi Islam lebih adil dibandingkan yang ada dalam ekonomi Kapitalisme, sebab distribusi pendapatan dalam ekonomi Islam selalu mengacu pada sistem nilai/etika yang ada dalam Islam.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61654
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1637]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV