| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian
conscientiousness dan kecenderungan pembelian impulsif pada generasi Z
pengguna e-commerce. Partisipan penelitian berjumlah 250 orang laki-laki dan
perempuan yang termasuk dalam kategori generasi Z (kelahiran 1997–2012), yang
direkrut melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif korelasional dengan instrumen Concise Conscientiousness
Measure–Short (CCM-S) untuk mengukur kepribadian conscientiousness, dan
Impulse Buying Tendency Scale (IBTS) untuk mengukur kecenderungan pembelian
impulsif. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara conscientiousness
dan kecenderungan pembelian impulsif sehingga hasil tersebut mendukung
hipotesis penelitian yang menyatakan adanya hubungan negatif antara
conscientiousness dan kecenderungan pembelian impulsif. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa conscientiousness merupakan faktor kepribadian yang
berperan penting dalam memengaruhi kecenderungan pembelian impulsif pada
generasi Z. Oleh karena itu, penguatan aspek kepribadian conscientiousness
berpotensi menjadi strategi psikologis yang relevan untuk menekan perilaku
konsumtif di era digital. | en_US |