Perancangan Pakaian Adaptif bagi Lansia Penderita Stroke dengan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Abstract
Perancangan ini bertujuan untuk merancang pakaian adaptif bagi lansia
penderita strok dengan menggunakan metode Quality Function Deployment.
Penderita strok umumnya mengalami keterbatasan mobilitas, penurunan kekuatan
otot, dan ketergantungan dengan pendamping saat melakukan aktivitas, terutama
untuk berpakaian. Oleh karena itu, diperlukan rancangan pakaian adaptif yang
mampu menjawab kebutuhan fungsional dan kenyamanan pengguna.
Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner sebanyak tiga kali.
Kuisioner pertama bersifat terbuka untuk mengumpulkan voice of customer terkait
kesulitan yang dialami. Hasilnya jawaban tentang pakaian adalah yang paling
dominan. Kuisioner kedua bersifat tertutup untuk mengukur tingkat kepentingan
fitur pakaian adaptif melalui skala likert dan dianalisis menggunakan SPSS serta
menghitung importance rating. Hasilnya menunjukkan bahwa yang paling
penting adalah mudah dipakai (7,40), bahan yang nyaman (8,33), bahan yang
ringan (7,67), dan longgar (7,26). Selanjutnya tiga opsi desain dibuat
menggunakan CLO3D untuk menghasilkan desain 3 dimensi dan akan disebarkan
pada kuisioner ketiga. Kuisioner ketiga bertujuan untuk mengetahui preferensi
model yang paling sesuai dengan kebutuhan responden dan hasilnya sebanyak
50% responden memilih desain 3. Desain tersebut paling banyak dipilih karena
lebih fleksibel, longgar, dan mudah digunakan. Matriks House of Quality
membuktikan bahwa kebutuhan responden dapat diterjemahkan menjadi
karakteristik teknis. Hasil perancangan ini berupa desain 3 dimensi dan prototipe.
Collections
- Textile Engineering [17]
