Peran Rekayasa Kerja Terhadap Keterpikatan Kerja Guru Milenial dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Moderator
Abstract
Pergeseran demografi yang ditandai dengan dominasi generasi milenial dalam angkatan kerja
telah memunculkan dinamika baru dalam dunia kerja untuk menjadi tulang punggung perekonomian
Indonesia. Keterpikatan kerja menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia organisasi pendidikan di
kalangan guru milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran rekayasa kerja terhadap
keterpikatan kerja guru milenial dengan efikasi diri sebagai variabel moderator. Teknik pengambilan
sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah 210 guru
milenial di Indonesia dengan tahun kelahiran 1980-2000 di Indonesia (24 – 44 tahun). Alat ukur yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Short Version Utrecht Work Engagement Scale Bahasa
Indonesia, Job Crafting Scale, dan General Self-Efficacy Scale. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan moderated regression analysis (MRA) yang dibantu
aplikasi JAMOVI 2.3.18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) rekayasa kerja berperan positif dan
signifikan terhadap keterpikatan kerja guru milenial di Indonesia, 2) efikasi diri memoderasi peran
rekayasa kerja terhadap keterpikatan kerja guru milenial di Indonesia. Moderasi ini bersifat negatif,
artinya efikasi diri dapat melemahkan peran rekayasa kerja terhadap keterpikatan kerja guru milenial
di Indonesia.
Collections
- Master of Psychology [494]
