| dc.description.abstract | Kitab Ta'lim yang diajarkan di pesantren memang salah satu sebab terwujudnya hubungan ideal antara guru dan murid. Pendidikan moral antara guru' dan murid, antara murid dengan murid, dan antara murid dengan ilmu yang dipelajarinya merupakan salah satu rangakaian syarat lainnya, sebab kitab ini memuat aspek-aspek kependidikan yang relatif lengkap, ringkas dan padat, bahkan sebagiannya cukup mutakhir untuk ukuran dewasa ini. Akan tetapi belum banyak dikutip oleh kalangan pendidik muslim dan ahli pendidikan Islam, khususnya, di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh jawaban tentang implementasi dari sistem pendidikan dalam kitab Ta'lim al-muta'allim di Pondok Pesantren Cipasung Singaparna Tasikmalaya. Metode penelitian ini termasuk penelitian lapangan yaitu studi kasus di Ponpes Cipasung Singaparna Tasikmalaya yang berupaya melihat langsung penerapan konsep pendidikan Kitab Ta'lim. Oleh karenanya penulis menggunakan metode observasi, dengan tekhnik pengumpulan data melalui teknik wawancara dan penyebaran angket. Hasil penelitian ini bahwa konsep pendidikan dalam kitab Ta'lim al muta'allim meliputi beberapa aspek, antara lain ilmu dan belajar, metode belajar, moral dan sikap belajar serta kajian tentang hafal dan lupa. Adapun Implementasi dari konsep pendidikan tersebut di lingkungan Ponpes Cipasung sudah teralaksana dengan baik meskipun tidak seluruhnya. Hal ini bisa dilihat dari implementasi beberapa aspek yang terdapat dalam kitab tersebut berupa penerapan ilmu yang diajarkan, kemudian metode belajar yang dipakai, moral dan sikap belajar juga hal yang terkait dengan akhlaq pengajar dan pelajar. | en_US |