| dc.description.abstract | Penelitian ini ditujukan untuk melihat secara obyektif Departemen Pendidikan Nasional dalam mengembangkan Sekolah Dasar melalui kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah merupakan top manajer di sekolah yang mempunyai kebijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinya. Dalam kenyataannya, masih banyak lembaga pendidikan di sekolah Departemen Pendidikan Nasional yang belum memenuhi standar kelembagaan pendidikan bermutu. Ini menunjukkan bahwa masih adanya kesenjangan antara harapan lembaga dan kenyataan di lapangan, oleh karena itu perlu di teliti penyebabnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap kinerja guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana konsep gaya kepemimpinan kepala sekolah dan pengaruhnya terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Petungsinarang IV di Pacitan, Sekolah Dasar Negeri yang dimaksud adalah yang ada di wilayah kota Pacitan. Penelitian ini adalah kualitatif dan kuanttatif. Kualitatif bertujuan untuk mendeskrepsikan dan menganalisis gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh kepala sekolah Negeri di pacitan, sedangkan Kuantitatif dimaksudkan untuk menghitung seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Objek penelitian adalah kepala sekolah dan guru-guru di Sekolah Dasar Negeri Petungsinarang IV Kab Pacitan. Untuk mendapatkan informasi secara terperinci, diambil beberapa tehnik untuk mengumpulkan data. Observasi dilakukan untuk melihat gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru, wawancara digunakan untuk melengkapi secara objektif kondisi sesungguhnya objek penelitian, sedangkan angket dimaksudkan untuk mengukur pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru. Gaya kepemimpinan yang dimaksud adalah gaya kepemimpinan yang berdimensi intruktif, konsultatif partisipatif dan delegatif. Gaya kepemimpinan partisipatif secara statistic mempunyai pengaruh paling besar dibandingkan dengan gaya kepemimpinan lainnya. Inin menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berdimensi partisipatif lebih banyak digunakan oleh kepala sekolah dalam mencapai tujuan lembaga. Hasil penelitian ini dapat memberikan nilai social terhadap pemegang kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dalam melihat realitas kerja yang dilakukan lembaga pendidikannya untuk terus meningkatkan peranannya di masyarakat secara optimal. Disamping itu, bagi akademis yang berminat terhadap kajian kepemimpinan (kepala sekolah), nulisan ini bisa jadi salah sam literature yang dapat membantu. | en_US |