Langkah-langkah Strategis Pelayanan Prima yang Dilakukan Guru dan Respon Positif Siswa dalam Bentuk Partisipasi Belajar di MI YAPPI Bansari Kepek Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul
Abstract
Layanan prima dalam pendidikan memiliki manfaat yang besar dalam memajukan dunia pendidikan, jika ditopang deegan partisipasi belajar siswa, sehingga tujuan dalam pembelajaran dapar tercapai dengan baik. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian kuantitatif dengan korelasi product moment dan regresi serta alfa. Metode yang dipakai adalah kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Sampel yang dipakai sebanyak 25 siswa dari total 125 MI YAPPI Bansari Kepek. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik. Hasil penilitian dapat dijelaskan sbb: Dari rangkuman basil analisis di atas, dapat diketahui (1) besarnya nilai koefisien untuk by=-14,784 dan b; = 0,495. Tabel di atas menunjukkan signifikansi dari konstanta sebesar 0,094 (lebih besar dari 0,05 yang digunakan sebagai taraf signifikansi penelitian), sehingga masuk dalam daerah penolakan Ho. Dengan kata lain tidak signifikan bila memasukkan konstanta dalam model regresi. Kemudian pada baris kedua, koefisien X bernilai signifikansi 0,000 yang kurang dari 0,005 dan ini artinya diterima sebagai model. (2) Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa variabel bebas masuk dalam model persamaan regresi lincar sederhana. Atau dengan kata lain, berdasarkan data hasil penelitian, langkah-langkah strategis dalam proses belajar mengajar dipengaruhi oleh respon positif terhadap partisipasi belajar siswa di MI YAPPI Bansari Kepek Wonosari. Apabila dimasukkan dalam model sebagai berikut: Ŷ = 0,495X Karena koefisien regresi (b,) bertanda positif, maka peningkatan dari variabel bebas memberikan dampak positif bagi variabel terikatnya, atau juga mengalami peningkatan. Semakin baik tingkat langkah-langkah strategis dalam proses belajar mengajar mengakibatkan bentuk layanan prima makin baik serta respon positif terhadap partisipasi siswa di MI YAPPI Bansari Kepek Wonosari yang bersangkutan juga semakin baik. Sebaliknya, bila respon postif siswa kurang baik terhadap layanan prima buruk maka bentuk layanan prima juga kurang baik. (3) Koefisien korelasi (r) pada tabel di atas besarnya 0,715 dan koefisien determinasinya (2) sebesar 0,511. Hal ini berarti 51,1 % langkah-langkah strategis dalam poses belajar mengajar di MI YAPPI Bansari Kepak Wonosari dijelaskan/ diterangkan oleh faktor Respon positif dari siswa terhadap partisipasi belajar siswa di MI YAPP! Bansari Kepek. Sedangkan sisanya, 48,9 %, bentuk-bentuk layanan prima yang telah diterapkan di MI YAPPI Bansari Kepek Wonosari, diterangkan oleh hal-hal lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
