Pendayagunaan Zakat Produktif Dompet Dhuafa Yogyakarta dalam Perspektif Maqasid As-Syari'ah
Abstract
Salah satu tujuan utama disyari'atkannya zakat adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para mustahiq. Agar hal tersebut dapat direalisasikan, maka perlu adanya pemilihan program pemberdayaan yang tepat, disertai dengan proses pendampingan mustahik yang berkesinambungan dan diatur dengan baik oleh institusi amil zakat. Keberadaan program pendayagunaan yang dapat menjamin ketersediaan sumber pendapatan mustahik secara berkelanjutan, menjadi kebutuhan yang sangat vital. Disinilah pentingnya program pendayagunaan zakat yang bersifat produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan tentang maksud dari zakat produktif, model pendayagunaan zakat produktif di Dompet Dhuafa Yogyakarta, dan model pendayagunaan zakat produktif di Dompet Dhuafa Yogyakarta tersebut dalam perspektif maqāṣid asy-syari'ah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan kepustakaan yang menghimpun data kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan normatif. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu dengan cara mendeskripsikan persoalan yang kemudian dianalisa secara mendalam. Pengumpulan data umumnya dilakukan dengan penelusuran pada sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal, dan lain sebagianya, juga sumber-sumber lapangan berupa data yang diperoleh melalui studi dokumenter, juga observasi dan wawancara untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program zakat produktif Dompet Dhuafa Yogyakarta mampu mewujudkan kemaslahatan dan meningkatkan kesejahteraan hidup para mustahiq. Dana zakat yang disalurkan kepada para mustahiq diupayakan lebih berorientasi untuk menyokong kemandirian individu, hingga yang bersangkutan memiliki sumber pendapatan yang bersifat tetap dan memiliki daya tahan ekonomi yang lebih besar lagi di masa depan. Tentunya hal ini sesuai dengan tujuan utama syari'at (maqāṣid asy- syari'ah) yaitu untuk mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan manusia yang terletak pada perlindungan agama (ad-dīn), jiwa (an-nafs), akal (al-'ql), keturunan (an-nas!), dan harta (al-māl) mereka.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
