Fungsi United Nations Office For The Coordination Of Humanitarian Affairs (Unocha) Dalam Koordinasi Bantuan Kemanusiaan di Gaza 2023-2024
Abstract
Konflik Israel Palestina pada periode 2023–2024 memicu krisis kemanusiaan
terbesar dalam dua dekade terakhir, ditandai dengan tingginya korban sipil,
runtuhnya layanan dasar, serta pengungsian massal di Gaza. Penelitian ini
menganalisis upaya United Nations Office for the Coordination of Humanitarian
Affairs (UNOCHA) dalam mengkoordinasikan respons kemanusiaan selama
eskalasi konflik tersebut. Menggunakan kerangka konsep fungsi organisasi
internasional Clive Archer yang mencakup articulation and aggregation of
interests, rule application, socialization, operational activities, dan information
penelitian ini menilai bagaimana UNOCHA bekerja sebagai aktor sentral dalam
penanganan krisis Gaza. UNOCHA berhasil menghimpun berbagai kepentingan
aktor kemanusiaan dan menerjemahkannya ke dalam rencana respons terpadu.
UNOCHA juga berperan penting dalam mendorong penerapan prinsip hukum
humaniter internasional melalui pemantauan, publikasi laporan, serta
penyampaian data mengenai kondisi warga sipil. Di tingkat operasional,
UNOCHA mengoordinasikan klaster kesehatan, pangan, perlindungan,
pendidikan, serta manajemen pengungsian, meskipun menghadapi pembatasan
akses dan risiko keamanan yang tinggi. Fungsi penyediaan informasi UNOCHA
menjadi pondasi penting bagi negara donor dan lembaga internasional dalam
menentukan keputusan dan alokasi bantuan.
Collections
- International Relations [914]
