Pengembangan Alat Pembangkit Skenario Pengujian dari Diagram BPMN
Abstract
Business Process Model and Notation (BPMN) telah menjadi standar internasional dalam
pemodelan proses bisnis karena kemampuannya menggambarkan alur kerja secara visual dan
mudah dipahami oleh berbagai pemangku kepentingan. Namun, dalam praktiknya, proses
pengujian terhadap model BPMN umumnya masih dilakukan secara manual sehingga
membutuhkan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan. Kondisi ini mendorong
perlunya alat bantu otomatis yang mampu menghasilkan skenario pengujian secara langsung
dari model BPMN untuk meningkatkan efisiensi pengujian.
Penelitian ini mengusulkan pengembangan alat pembangkit skenario pengujian dari
diagram BPMN dengan memanfaatkan algoritma Depth-First Search (DFS) untuk menelusuri
seluruh jalur eksekusi dari titik awal hingga titik akhir, serta mengintegrasikan LLM untuk
membuat deksripsi skenario pengujian, langkah pengujian, data pengujian, dan hasil yang
diharapkan secara otomatis dalam bahasa yang mudah dipahami. Sistem dikembangkan
menggunakan arsitektur Spring Boot sebagai backend dengan pustaka Camunda Model API
untuk membaca elemen BPMN, dan React.js sebagai frontend yang menampilkan hasil analisis
dan visualisasi jalur uji.
Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan arsitektur, perancangan
antarmuka, implementasi sistem, serta pengujian menggunakan pendekatan Black Box dan
Usability Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat secara akurat membaca dan
menelusuri model BPMN, menghasilkan skenario pengujian yang sesua konteks, serta
memperoleh skor skor System Usability Scale (SUS) yang menunjukkan kategori “Good” atau
“Acceptable”. Melalui pengembangan ini, proses pembuatan skenario pengujian menjadi lebih
cepat, konsisten, dan mudah digunakan baik dari kalangan teknis maupun non – teknis.
Collections
- Informatics Engineering [2522]
