Pengeluaran Pemerintah di Indonesia 2005-2013 dalam Tinjauan Ekonomi Islam
Abstract
Penelitian ini didasari oleh masih terbatasnya kajian fiskal di Indonesia yang berdasarkan pada tinjauan ekonomi Islam. Padahal kebijakan fiskal merupakan bagian penting dari kebijakan ekonomi dalam suatu negara yang dampaknya dirasakan oleh seluruh rakyat. Selain itu, terdapat pula permasalahan fiskal internasional terutama dalam masalah pengeluaran pemerintah yang merupakan momentum bagi ekonomi Islam untuk berkontribusi. Untuk itu, penelitian ini menganalisis pengeluaran pemerintah di Indonesia berdasarkan jenis, fungsi dan transfer ke daerah berdasarkan tinjauan ekonomi Islam. Data yang digunakan adalah data-data pengeluaran pemerintah yang diklasifikasikan berdasarkan jenis, fungsi dan transfer ke daerah. Data ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari nota keuangan dan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Republik Indonesia dari tahun 2005-2013. Mengingat pengeluaran pemerintah merupakan bagian dari instrumen kebijakan fiskal, maka kerangka teori yang digunakan mencakup teori kebijakan fiskal dalam Islam dan teori pengeluaran pemerintah dalam Islam. Selain itu, juga digunakan kerangka teori desentralisasi dari pengembangan konsep madina dan baladiya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pengeluaran pemerintah di Indonesia telah sesuai peruntukannya dengan pengeluaran-pengeluaran dalam ekonomi Islam. Pengeluaran pemerintah di Indonesia telah diarahkan untuk memenuhi fungsi- fungsi pemerintahan yang diajarkan dalam Islam baik yang secara langsung tersebut dalam Alquran dan Sunah ataupun yang melalui hasil ijtihad kontemporer maupun yang sesuai dengan kehendak rakyat melalui mekanisme demokrasi. Namun demikian, pengeluaran pemerintah di Indonesia masih perlu terus dikembangkan dan diawasi agar mampu memberikan manfaat pada pencapaian tujuan nasional, terutama pada aspek kesejahteraan sosial dan pendidikan, secara maksimal.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
