• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Modifikasi Sistem Pendingin dari Tipe Hooper ke Tipe Radiator pada Mesin Diesel R180

    Thumbnail
    View/Open
    20525064.pdf (2.501Mb)
    Date
    2025
    Author
    Risky, Anka
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sistem pendingin merupakan komponen penting dalam menjaga kinerja mesin diesel agar tetap optimal dan tahan lama. Modifikasi sistem pendingin dari tipe hopper ke tipe radiator bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pendinginan, suhu kondisi kerja stabil, dan keandalan operasional mesin. Pada penelitian ini, mesin diesel Nishikawa R180 yang awalnya menggunakan sistem pendingin hopper dimodifikasi menggunakan sistem radiator berbahan aluminium. Sistem hopper, yang mengandalkan metode pendinginan pasif melalui air tanpa sirkulasi aktif, seringkali kurang efisien dalam mengatasi lonjakan suhu pada beban tinggi. Modifikasi melibatkan perancangan ulang jalur pendinginan dengan menambahkan radiator, kipas pendingin, dan pompa sirkulasi untuk menciptakan sistem pendinginan aktif. Radiator dipilih berdasarkan kapasitas pendinginan sebesar 7,953 kW yang disesuaikan dengan kebutuhan mesin. Pengujian dilakukan untuk menganalisis performa sistem radiator dibandingkan sistem hopper, dengan parameter utama berupa konsumsi bahan bakar dan suhu kondisi stabil mesin. Hasil menunjukkan bahwa sistem radiator mampu menjaga suhu kerja mesin lebih stabil pada rentang optimal, bahkan saat mesin beroperasi dalam durasi dan beban tinggi. Selain itu, efisiensi termal mesin meningkat, sementara konsumsi bahan bakar dan kebutuhan perawatan menurun. Modifikasi ini tidak hanya meningkatkan performa pendinginan tetapi juga memperpanjang umur mesin dan mengurangi risiko overheating. Dengan demikian, sistem pendingin radiator menjadi solusi yang lebih efisien dan andal untuk mesin diesel dibandingkan sistem hopper konvensional.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/61458
    Collections
    • Mechanical Engineering [749]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV