Show simple item record

dc.contributor.authorTriyanto, Andi
dc.date.accessioned2026-04-13T02:59:11Z
dc.date.available2026-04-13T02:59:11Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/61428
dc.description.abstractOrganisasi pengelola zakat (OPZ) merupakan lembaga keuangan non profit berbasis keagamaan yang memiliki sifat alami sebagai lembaga sektor publik dan berbeda dengan lembaga berorientasi profit dari sisi kepada siapa pertanggungjawaban diberikan, namun sama-sama memiliki tuntutan akuntabilitas lembaga dan menerapkan prinsip-prinsip yang mengakomodasi tata kelola organisasi yang baik. Penerapan prinsip-prinsip good corporate governance diharapkan dapat mewujudkan tata kelola organisasi yang baik dan mampu meningkatkan kinerja organisasi. Terkait penerapan prinsip-prinsip good corporate governance di organisasi pengelola amil zakat sudah banyak dilakukan penelitian untuk menguji implementasi dan pengaruhnya terhadap kinerja lembaga atau mengurai landasan filosofis untuk membedakan perspektif Islam dan konvensional. Namun belum ada yang meneliti dengan pendekatan institutional theory, teori yang dikenalkan oleh Paul J. DiMaggio dan Walter W. Powell (1983), kebijakan manajemen lembaga melakukan isomorphism, karena faktor paksaan/harus menaati peraturan (coersive), faktor ikut-ikutan (mimetic), atau memang faktor kesadaran untuk melakukan yang terbaik (normative). Penulis memilih Wisma Zakat Dana Kemanusiaan Dhuafa (DKD) Magelang. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif menggunakan metoda deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisma Zakat DKD Magelang dalam operasional lembaga dilihat berdasarkan prinsip-prinsip yang umum diterapkan perusahaan profit, prinsip untuk organisasi nirlaba, prinsip perspektif Islam, prinsip meneladani Rasul SAW dan Khulafa ar-Rasyidin belum secara resmi menerapkan good corporate governance dalam manajemen lembaga, masuk dalam kategori collective model dan dari sudut pandang motivasi untuk mencapai tujuan masuk dalam kategori lawama. Penerapan prinsip good corporate governance dilihat dengan perspektif institutional theory, termasuk dalam kategori isomorphism normative, karena dimotivasi oleh keinginan dewan pelaksana selaku pengelola langsung terutama direktur agar manajemen lembaga berkembang lebih baik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLembaga Amil Zakaten_US
dc.subjectGood Corporate Governance Islamien_US
dc.subjectInstitutional Theoryen_US
dc.titlePenerapan Good Corporate Governance Lembaga Amil Zakat Pendekatan Institutional Theory (Studi di Wisma Zakat Dana Kemanusiaan Dhuafa (DKD) Magelang)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM06913030


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record